oleh

Polda Kalbar Ungkap Jaringan Narkoba Jalur Laut, 18 Ribu Pil Ekstasi Diamankan

-HEADLINE, NASIONAL-365 Orang Melihat

Katasulsel.com, Pontianak — Sebanyak lima orang tersangka dengan delapan kilogram sabu-sabu dan 18 ribu butir pil ekstasi berhasil diamankan jajaran Direktorat Reserse Narkoba Kepolisian Daerah Kalimantan Barat. Dari hasil penyelidikan barang haram tersebut masuk melalui jalur laut dan merupakan jaringan narkoba dari Malaysia.

Hal tersebut disampaikan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kalimantan Barat, Irjen Pol Didi Haryono saat menggelar press conference, di Mapolda Kalimantan Barat, Kota Pontianak, Senin 15 April 2019.

BACA JUGA :   Begini Cara Polda Kalbar Pupuk Kebangsaan Setelah Pemilu

Dikatakan Didi, pengungkapan kasus barang haram tersebut berawal dari ditangkapnya Jamaludin atau Ahai di Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, pekan lalu (Senin 8 April 2019).

“Saat ditangkap Ahai kedapatan membawa dua buah tas ransel yang berisi delapan kilogram sabu-sabu dan 18 ribu butir pil ekstasi. Ahai merupakan pendistribusi barang haram dari Malaysia ke Pontianak,” terang Didi, dihadapan para wartawan.

BACA JUGA :   Pererat Tali Silaturahmi, Polda Kalbar Gelar Buka Puasa Bersama

Dari hasil pemeriksaan tersangka pertama, lebih lanjut Didi menerangkan dilakukan pengeledahan di rumah tersangka Ahai di Kecamatan Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat dan didapatkan sebanyak 119 gram narkoba jenis sabu.

“Di rumah tersangka Ahai kita juga mengamankan istri tersangka Ahai, yaitu Is yang juga terlibat menyimpan barang haram. Dari pengakuan Ahai barang haram tersebut di bawa melalui jalur laut dengan menggunakan Kapal Motor Rajawali yang sedang sandar di Muara Jungkat, Kabupaten Mempawah, dari situ kita berhasil menangkap tiga tersangka Badriansyah, Iskandar, dan Umar Faruk. Kini kelima tersangka ditahan di Mapolda Kalimantan Barat, guna penyelidikan lebih lanjut, ” jelas Didi mengakhiri.*(Dev)

Gratis Berlangganan Berita Via WhatsApp

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *