oleh

Kejari Parepare Terbitkan Surat Penangkapan Tersangka Kasus Utang Obat RSUD Andi Makkasau

-Parepare-821 Orang Melihat

Katasulsel.com, Parepare — Panggilan kelima Kejaksaan Negeri (Kejari) Parepare terhadap ketiga tersangka kasus pengadaan obat di lingkup RSUD Andi Makkasau Parepare kembali tak di gubris. Jumat, 5 Juli 2019.

Kejaksaan Negeri (Kejari) Parepare telah melayangkan panggilan kelima terhadap tersangka diantaranya, Mantan Plt Direktur RSUD Andi Makkasau Parepare, dr Muh Yamin, Mantan Bendahara RSUD Andi Makkasau, Taufiqurahman, Mantan PPK Pengadaan Obat RSUD Andi Makkasau, Muh Syukur.

Ketiga tersangka tersebut tak pernah memenuhi panggilannya di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Parepare hingga dilayangkan panggilan kelimanya oleh pihak Kejaksaan Parepare.

Saat ditemui, Kepala Kejari Parepare, Andi Darmawangsa mengatakan, ketiga tersangka kembali tidak memenuhi panggilan Kejari Parepare, padahal menurutnya sakit ketiganya tidak menghalangi atau dapat sembuh dalam dua hari tiga hari.

“Hari ini kembali tersangka tidak hadir, dengan alasan sakit, tidak disertai surat keterangan dokter, dan hasil koordinasi penyidik dengan dokter yg mengeluarkan surat keterangan sebelumnya. Sakit yang bersangkutan tidak menghalangi aktifitasnya dan dapat sembuh dalam dua tiga hari,” ujarnya.

Demi penegakan hukum, lanjut Darmawangsa, pihaknya menerbitkan surat penangkapan bagi ketiganya dan menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) kejaksaan.

“Untuk itu demi penegakan hukun, hari ini diterbitkan surat penangkapan dan menjadi DPO kejaksaan. Kita telah melakukan koordinasi dengan kepolisian, sebab penyidik menilai para tersangka sudah tidak kooperatif, padahal pihak penyidik sudah banyak mengimbau agar para tersangka kooperatif, untuk penyelesaian perkara ini,”pinta Darmawangsa.

Darmawangsa, menuturkan, pemanggilan ini bagian dari memenuhi hak tersangka, namun kalau tersangka menyikapi hal ini tidak serius pihaknya akan menindak tegas.

“Kalau mereka menggap dirinya tak bersalah mari kita buktikan dipersidangan, namun sebelumnya saya telah menghimbau kepada yang bersangkutan untuk koperatif dalam menyelesaikan masalahnya. Jika dilakukan penangkapan tentu akan membuat malu keluarga,”pungkasnya.

Laporan : Uky
Editor : Poufyannisa

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *