Home / HEADLINE / Parepare

Sabtu, 8 Juli 2017 - 21:22 WIB

Kejari Parepare Siap Gelar Perkara Kasus Narkoba Kakap

Berita ini 1 kali dibaca

Katasulsel.Com, Parepare — Tiga kasus narkoba kelas kakap di Parepare, segera mengundang pihak penyidik Polres untuk digelar perkara bersama pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Parepare.

Langkah itu ditempuh Kejari Parepare guna memperjelas duduk penanganan perkara ketiga kasus narkoba dengan barang bukti sabu-sabu yang jumlahnya pantastis itu.

Ketiga kasus yang akan digelar perkara itu masih dalam kewenangan penyidik masing-masing terkait bebasnya tersangka kasus narkoba 1,6 kilogram sabu-sabu yang belakangan menuai sorot dari sejumlah elemen.

Kasus lainnya yang akan dibahas juga yakni terkait perkara narkoba lainnya yang masih P19, antara lain perkara narkoba dengan barang bukti 2 Kg dengan tersangka Irwan alias Lapedda.

Termasuk didalamnya, Kejari Parepare akan membuat merinci progres penanganan mengenai pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tarakan an AE dan beberapa perkara narkoba lainnya yang masih P19 yang tersangkanya adalah yang berstatus Narapidana (Napi)

Soal aksi protes yang dialamatkan ke lembaganya baru-baru ini, dinilai Reskiana sebagai hal yang wajar. Namun begitu, ia mengatakan hal itu sebaiknya dilakukan secara beretika sehingga problem solving dapat tercapai.

“Sebaiknya hal itu dibicarakan bersama mungkin lebih baik. Apalagi selama ini teman-teman media yang nota-bene sebagai social control sudah sangat terbuka memberitakannya,” ujarnya kepada wartawan, Sabtu, (8/7/2017), malam

Dia mengatakan, pihaknya ingin selalu maksimal dalam menangani setiap perkara, apalagi perkara narkoba dan terbukti bahwa perkara yang selama ini disidangkan dan putus di tingkat Pengadilan Negeri (PN), semuanya dapat dibuktikan.

“Itu harapan kami, bahkan ada yang kita tuntut maksimal yaitu hukuman mati dan ada juga seumur hidup dan putusan hakim sependapat dengan tuntutan jaksa,” sebutnya.

Perkara narkoba, ujarnya, adalah perkara serius dan merupakan internasional crime, dimana kota pare pare ini juga dijadikan sebagai salah satu pintu masuk jalur perdagangan narkoba, “Inilah yang harusnya menjadi suatu perhatian kita semua dan komitmen bersama untuk menghentikan dijadikannya kota Parepare sebagai pintu masuk,” tandasnya

Lanjut Reskiana menegaskan, gelar perkara kasus-kasus narkoba kakap yang disebutkan tadi, nantinya akan melibatkan unsur penyidik Polres Parepare. “Itu pasti, biar penanganan perkara itu bisa berjalan baik ke depannya,” janji Reskiana.

Sejauh ini, klaim Reskiana lagi, Criminal Justice System (CJS) atau sistem yang saling terkait antara aparat penegak hukum di Kota Parepare, sudah berjalan dengan baik.

“Di internal kami itu sangat menghargai dan menghormati tugas dan fungsi masing masing, bahkan kita tidak pernah saling mengintervensi dalam pelaksanaan tugas masing-masing,” ujarnya, menutup. (abe)

Bagikan Berita Ini :

Baca Berita Lainnya :

HEADLINE

Sidrap Geger, Ada Anak Belia Melahirkan Tanpa Suami

HEADLINE

Akhirnya, Plt Kades Laikang di Demo Warga, Buntut Pemecatan Sekdes

HEADLINE

1 ABK Korban KM Lintas Timur Yang tenggelam Merupakan Warga Barugae Duampanua Pinrang

HEADLINE

Bocah di Makassar Selamat Usai Dipaksa Mengemis Oleh Ibunya

HEADLINE

Gaji Dewan Naik, H Pilli : Bagus, Biar Banyak Saya Bagi ke Masyarakat

HEADLINE

Ngeri, Pekuburan di Soppeng Longsor, Batu Nisan Berjatuhan

HEADLINE

Membangun Kampung, Bukti Komitmen Ekonomi Kerakyatan NH-Aziz

HEADLINE

Terobosan Baru, Sabhara Polres Sidrap Patroli Hingga ke Pelosok