Home / KESEHATAN / Sidrap

Kamis, 27 Juli 2017 - 18:04 WIB

Setelah Baranti dan Kulo, Giliran Panca Rijang Deklarasi Kecamatan ODF 

Berita ini 3 kali dibaca

Katasulsel.Com, Sidrap — Setelah dua kecamatan masing-masing Kecamatan Baranti dan Kecamatan Kulo yang lebih awal mendeklarasikan kecamatan Open Defecation Free (ODF), kini giliran Kecamatan Panca Rijang yang mendeklarasikan kecamatan ODF. Dengan deklarasi itu, Panca Rijang menjadi kecamatan ketiga yang mendeklarasikan kecamatan ODF di Sulawesei Selatan (Sulsel).
Hal itu dibenarkan Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan KB dr HA Irwansyah, Kamis, (27/7/2017). Menurutnya dengan deklarasi itu, Panca Rijang merupakan kecamatan ke tiga di Sulsel yang telah mendeklarasikan ODF. Sebelumnya, kata dia, Kecamatan Baranti menjadi kecamatan pertama di Indonesia Timur yang mengglelar deklarasi ODF. Sementara Kecamatan Kulo merupakan kecamatan ke dua yang menggelar deklarasi ODF ditingkat Kabupaten Sidrap.
“Untuk kecamatan ODF ini kita selalu terdepan, terbukti kita pernah keluar sebagai daerah pertama mendeklarasikan kecamatan ODF untuk wilayah Indonesia Timur,”kata Irwansyah.
Irwansyah menjelaskan bahwa ODF itu dikenal dengan Stop Buang Air Besar sembarangan (BABS). ODF kata dia, merupakan salah satu indikator keberhasilan program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM).
Untuk mewujdukan STBM itu, lanjut dia, setidaknya ada 5 pilar yang harus diupayakan pemerintah dan masyarakat yakni Stop BABS, Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS), Pengelolaan Air Minum dan Makanannya Rumah Tangga, Pengamanan sampah Rumah Tangga dan Pengamanan Limbah Cair Rumah Tangga.
“Acara deklarasi akan dilaksanakan di Kecamatan Kulo dan akan dipimpin Camat Panca Rijang, Anwar Lambogo,”kata Irwansyah.
Deklarasi ODF yang berlangsung tadi, dihadiri staf ahli Bupati Sidrap Amir A Wali yang dalam kegiatan itu menyerahkan penghargaan kepada camat dan kepala desa selaku Pembina Pokja kecamatan dan desa sehat. “Mereka diberikan pernghargaan atas kesuksesannya mengantarkan desa dan Kecamatan Panca Rijang menjadi Kecamatan ODF,” terang Irwansyah.
Menurut Irwansyah untuk tahun ini Sidrap berencana mendeklarasikan 5 kecamatan yakni Kecamatan Panca Rijang, Maritengngae, Dua Pitue,  Watang Sidrenreng dan Tellu Limpoe, 4 kecamatan lainnya menyusul di tahun 2018, sehingga kita targetkan akhir 2018.
Dengan deklarasi 3 kecamatan di Sidrap itu, lanjut mantan Direktur RS Arifin Nu’mang ini merupakan salah satu bentuk keberhasilan Bupati Sidrap dalam mengalokasikan anggaran untuk pembuatan jamban sehat melalui dana  Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang dikembalikan ke desa dan kelurahan.
“Hasilnya pencapaian kecamatan Bebas Buang Air Besar sembarangan (BABS/ODF) dapat dicapai, “pungkasnya.
Sementara Staf Ahli Bupati Sidrap Bidang Kemasyarakatan , Amir A Wali yang hadir dalam acara deklarasi kecamatan ODF itu mengatakan apa yang dilaksanakan hari itu merupakan salah satu upaya memperkuat dan mempermudah budaya hidup bersih dan sehat, mencegah penyebaran penyakit berbasis lingkungan, meningkatkan kemampuan masyarakat serta mengimplementasikan komitmen pemerintah untuk mencapai universitas akses, akses air minum dan sanitasi.
“Pemerintah Daerah telah melakukan banyak hal untuk mewujudkan hal itu dan sudah membuahkan hasil salah satunya pilar pertama yakni stop buang air besar sembarangan dimana desa dan kelurahan sudah mencapai ODF, “tandasnya. (sah)

Bagikan Berita Ini :

Baca Berita Lainnya :

Sidrap

PPK, PPS dan KPPS Sidrap Terima Penghargaan dari KPU RI

HEADLINE

Wanita Asal Sidrap Ini Terekam CCTV Mencuri di Pinrang

Sidrap

Tim SAR dan ASH Siap Ramaikan Kampaye FatMa di Sidrap

Sidrap

Semarak HKN di Sidrap, RS Nemal Gelar Aneka Lomba 

HEADLINE

Ngeri, 10 Bulan 200 Warga Sidrap Terkait Narkoba

Sidrap

Bupati Sidrap Ikuti RUPS-LB Bank Sulselbar

HEADLINE

Kisah Nasyanto Dijatuhi Hukuman Pidana Gegara Usaha Tambangnya

HEADLINE

Nyaris Tersenggol, Nia Sidrap Butuh Amunisi Tatap Top 18 LIDA 2020