Home / HEADLINE

Selasa, 14 November 2017 - 20:25 WIB

Warga Bujangga Berau Hirup Aroma Sampah Setiap Hari

Berita ini 7 kali dibaca

KATASULSEL.COM, TANJUNG REDEB — Warga Bujangga, Berau berharap pemerintah dan DPRD merelokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bujangga, di Jalan Sultan Agung, Tanjung Redeb.

Betapa tidak, keberadaan TPA itu membuat warga Bujangga tak nyaman. Setiap hari, warga sekitar TPA itu menghirup aroma sampah.

“Pemerintah tidak boleh tinggal diam saja dong. Begitu juga bapak dan ibu di DPRD, tolonglah agar TPA itu dipindahkan, kasihan kami,” ujar warga Bujangga, Syarief, Selasa, 14/11/2017.

Warga sekitar TPA itu, kata Syarief, sudah tak tahan dengan situasi itu. Dia menyebut TPA itu bisa menjadi pemicu kerawanan sosial serta dampak kesehatan bagi warga Bujangga dan sekitarnya

Syarief menambahkan, warga tidak akan tinggal diam dengan keberadaan TPA itu, karenanya, kata Syarief, warga tak akan segan melakukan aksi demonstrasi apabila ternyata pemerintah dan DPRD tak memperdulikannya.

Sebelumnya, Ketua Komisi III DPRD Berau, Mulyadi menilai jika TPA itu sudah selayaknya direlokasi ke tempat yang jauh dari permukiman warga.

Selain berpotensi menimbulkan penyakit bagi warga sekitar, keberadaan TPA itu juga memunculkan kesan jorok bagi perkotaan.

“Kita akan dorong agar Pemkab Berau bisa segera mencari lokasi baru untuk memindahkan TPA itu,” ujarnya usai meninjau langsung TPA itu. (Junaedy)

Bagikan Berita Ini :

Baca Berita Lainnya :

HEADLINE

Kreatif, Ada Motor Klasik di Tugu AMPG di Sidrap, Ini Maknanya

HEADLINE

Usianya Sudah 117 Tahun, Nenek Ini Masih Presh

HEADLINE

Cuma di Sidrap Siswa Baru Dilatih Baris Berbaris dari Anggota Kodim

HEADLINE

PKB Rintis Penyerahan Rekomendasi Paket Fatmawati-MajidĀ 

HEADLINE

Kapolres Sidrap: Pelaku Utama Pembobolan Gudang Garam Dikejar Sampai Dapat

HEADLINE

Si Cantik Asal Jakarta Ini Diamankan di Bali, Diduga Sobis Warga Sidrap

HEADLINE

Kodim 1405/MLTS Gelar Bela Negara, Dandim Bilang Begini?

HEADLINE

Amran Teropong Kondisi Banjir Wajo dari Belanda