Home / HEADLINE / Sidrap

Rabu, 22 November 2017 - 12:43 WIB

“Neraka” di Sidrap 2016, Warga Panrengnge Masih Trauma

Berita ini 12 kali dibaca

KATASULSEL.COM, SIDRAP — Peristiwa bencana angin puting beliung di Lingkungan Panrengnge, Kelurahan Arateng, Kecamatan Tellu Limpoe, Sidrap, sudah setahun berlalu.

Situasi bak “neraka” yang melululantahkan permukiman warga itu, tepat terjadi sekitar pukul 18.30 Wita, Sabtu (26/11/2016). Kejadiannya bersamaan dengan kumandang azan maghrib.

Sedikitnya 55 unit rumah panggung milik warga seketika rusak tersapu liukan angin. Bahkan seorang warga bernama Abdul Samad (Lasama) tewas tertimpa reruntuhan rumah. Suasananya begitu mencekam dan sangat menyedihkan.

Kini, kejadian itu sudah setahun berlalu. Meski sudah cukup lama, namun warga disana masih mengaku trauma dengan kejadian tragis itu. “Setiap kali hujan turun dan angin berhembus, ingatan kami selalu tertuju pada kejadian itu. Semoga itu yang terakhir,” tutur Remma, warga Panrengnge, Rabu, 22/11/2017.

Lurah Arateng, Ridwan Bachtiar mengimbau warga senantiasa waspada. “Ada baiknya kita semua meningkatkan kewaspadaan, bagaimana pun, cuaca ekstrem yang terjadi penuh dengan ancaman, semoga kita semua terlindungi dari semua marabahaya,” aku Ridwan.(abe)

Bagikan Berita Ini :

Baca Berita Lainnya :

HEADLINE

Keluarga Nakes Asal Sidrap Terima Santunan Rp300 Juta

HEADLINE

Bahas Tender Proyek, Sekda Soppeng Kumpulkan Kepala SKPD

HEADLINE

Bupati Soppeng Kembali Instruksikan Bantuan Beras ke Korban Bencana

HEADLINE

Terdakwa Kasus Korupsi, Kades di Soppeng Dilantik Lalu di Nonaktif

HEADLINE

Alasan Kaswadi Puji Peran Dinas Pertanian Soppeng

HEADLINE

Siap-siap, Sidrap United akan Berlaga di Piala Indonesia

HEADLINE

Kecelakaan di Pinrang Tewaskan Karyawan Bank

HEADLINE

Keren, Pemuda Soppeng Kembangkan Bawang Varietas Baru, Produksinya Wow..