Optimisme Hamka-Ahsan di Pilkada Pinrang 2018

  • Bagikan
Bakal Calon Bupati Pinrang Hamka Mahmud

KATASULSEL.COM, PINRANG — Jika ada pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Pinrang sangat optimis maju dan menang di Pilkada Pinrang 2018, maka dia itu adalah Hamka Mahmud-Ahsan Wahid.

Keduanya sudah menyatakan sikap untuk maju dan bertekad untuk memenangi Pilkada Pinrang yang akan dihelat Juni tahun depan.

Tim dari Hamka-Ahsan juga sudah resmi menyerahkan berkas dukungan Kartu Tanda Penduduk (KTP) ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Pasangan yang maju melalui jalur independen itu bahkan hampir bisa dipastikan akan menjadi salah satu pasangan kuat di bursa pencalonan Pilkada Pinrang nanti.

Dikutip dari situs resmi KPU RI, jumlah dukungan fotocopy KTP, softcopy dan B1 KWK yang diserahkan Hamka-Ahsan ke KPU Pinrang, sebanyak 25.512 lembar.

Jumlah itu tentu melebihi syarat minimal yang sebanyak 23.527 lembar yang ditetapkan KPU Pinrang.

Kepada wartawan, Sabtu, 2 Desember, Hamka menjelaskan, setelah mantap bersama Ahsan Wahid, dirinya maka dirinya sudah siap maju untuk mencalonkan diri sebagai Bupati dan Wakil Bupati Pinrang, periode 2018-2023.

Dengan dukungan masyarakat Kabupaten Pinrang, Hamka berkeyakinan melalui jalur independen ini bisa mengantarkannya masuk dalam kompetisi, bahkan yakin akan bisa keluar sebagau pemenang Pilkada. 

“Bagi saya, jalur independen adalah jalur yang nyata dan murni karena keinginan masyarakat saya dan pak Ahsan maju,”

“Kami bukan ingin berkuasa, tetapi ingin menyatu dengan masyarakat. Jika nantinya kami dipercaya dengan amanah, maka atasan kami adalah masyarakat. Kita ingin lebih mendengar, berdiskusi, dan menerima aspirasi.

“Kami ingin bekerja dengan masyarakat Pinrang. Nanti, kami tidak bekerja tanpa mendengarkan aspirasi masyarakyat. Ingatkan kami. Jangan tinggalkan kami” ujar Hamka

Hamka, masyarakat Pinrang itu heterogen, namun dirinya tidak memilah datangnya darimana. Semuanya adalah Warga Negara Indonesia (WNI). Warga Pinrang yang sama-sama harus berjuang untuk kemajuan Pinrang.

“Masing-masing punya budaya yang menjadi kekayaan Indonesia, khususnya Kota Pinrang,” katanya. 

Hanka mengatakan, tidak ada tingkatan yang “berbeda” dalam kehidupan bermasyarakat, baik itu petani, pedagang, buruh, pengusaha dan lainnya, semua akan dirangkul untuk satu tujuan, yakni Pinrang lebih maju.

Hamka menegaskan lagi bahwa dirinya dan Ahsan maju, didasari atas dorongan dan harapan yang kuat dari masyarakat. Maka dari itu, Hamka lebih awal bersedia maju melalui jalur independen atau dukungan masyarakat.

“Itulah mengapa dikemudian hari, program-program kita bukan ingin jadi penguasa tapi sinergisitas pemerintah yang berbasiskan masyarakat,” ungkapnya.(Hamka Wellu)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *