Ada Tradisi Menjaring Gadis di Sidrap Saat Gerhana Bulan, Unik Yaa..

96

KATASULSEL.COM, SIDRAP — Sebagian warga menganggap hal itu hanyalah sebagai mitos. Tapi, tak sedikit pula yang masih meyakininya memiliki faedah

Itulah sebabnya, setiap kali ada fenomena alam gerhana bulan, sebagian warga di Desa Wanio, Kecamatan Panca Lautang, Sidrap, menggelar tradisi menjaring gadis.

Ya, namanya juga menjaring gadis, berarti yang dijaring adalah gadis-gadis. Unik yah, sebab biasanya yang di jaring oleh nelayan hanyalah ikan di air.

Pemandangan unik itu dijumpai di beberapa titik di Desa Wanio itu, Rabu 31/1/2018, malam. Tepat gerhana bulan terjadi, warga pun melempar jaring dengan menyasar gadis.

Oleh masyarakat setempat, tradisi itu sudah dianggapnya adat (Kebiasaan) yang diwariskan para leluhurnya sejak zaman dahulu kala.

Konon, para gadis yang berhasil terkurung dalam jaring ikan yang dilemparkan itu, akan cepat mendapatkan jodohnya. Entahlah, tapi itu masih kental di desa itu.

Tokoh masyarakat di desa itu, Landasong tak menampik masih adanya tradisi itu. “Sebenarnya bukan hanya gadis, tapi pasangan suami-istri pun akan di jaring, maksudnya agar cepat dapat keturunan,” kata Landasong.

“Cerita ke cerita, konon itulah yang biasa dilakukan nenek moyan kami dulu saat terjadi gerhana bulan total,” kata Landasong.

Desa Wanio ini terletak di selatan Sidrap (Berbatasan) Kabupaten Soppeng.
Desa ini berada di Kecamatan Panca Lautang. Tak sedikit warganya berprofesi sebagai nelayan. (yas)