Begini Cara Polres Sidrap Kendalikan Ancaman Kerusuhan Pilkada

186

KATASULSEL.COM — Pilkada serentak memang masih akan digelar empat bulan lagi. Tetapi, Polres Sidrap sudah menyiapkan diri lebih dini. Pelatihan pengendalian massa pun ia gelar.

Pelatihan tersebut dilaksanakan pelataran Monumen Ganggawa Pangkajene Kabupaten Sidrap, Jumat, 2/2/2018.

Skenarionya adalah adanya pihak-pihak yang tidak terima dengan hasil perhitungan suara yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU). Massa yang tak puas menyerbu KPU. Polisi sigap melakukan pengamanan disitu

Massa yang datang sambil berorasi ditemui tim negosiator. Mereka kemudian masuk ke kantor KPU untuk berdiskusi. Namun diskusi menemui jalan buntu yang membuat massa emosi dan kehilangan kesabaran. Massa mulai melakukan pelemparan batu dan air mineral.

Anggota dalmas dari satuan sabhara polres sidrap dengan tameng terus menghalangi massa yang justru akan berusaha membuat kerusuhan lain, yakni membakar kantor KPU.

Tindakan tegas pun dilakukan. Personel dalmas dibantu mobil pemadam kebakaran dengan semprotan airnya mendesak massa agar mundur.

Personel pengurai massa (raimas) dengan motor trailnya juga berusaha membubarkan massa dengan tembakan gas air mata. Api yang membakar ban yang disulut massa di jalanan pun berhasil dipadamkan.

“Kegiatan ini kami laksanakan guna persiapan menghadapi kisruh yang terjadi pada pentahapan pilkada tahun ini,” ujar Kapolres Sidrap AKBP Ade Indrawan kepada wartawan

Ade mengapresiasi Seluruh personil baik TNI, Polri, Damkar, Satpol PP, Pihak KPU dan Panwaslu Kabupaten Sidrap yang sempat hadir dalam kegiatan simulasi tersebut, Ayah tiga anak ini juga menegaskan bahwa pihaknya akan terus melatihkan kegiatan ini guna meningkatkan kompetensi dalam menghadapi massa.

“Kami harus selalu siap dalam mengendalikan massa awal dalam eskalasi biasa hingga eskalasi meningkat,” tutup Ade. (yas)