Terbongkar RAHASIA Produksi Padi dan Jagung Melimpah di Pinrang

181


KATASULSEL.COM, PINRANG —
Produksi pertanian, tanaman padi dan jagung oleh petani Pinrang, menjadi perhatian publik akhir-akhir ini.

Tak sedikit menganggap, ada rahasia sehingga produksi padi dan jagung petani di Pinrang selalu melimpah. Benarkan demikian?

“Hahaa…rahasia. Tidak ada rahasia segala, cuma mungkin perlu kecerdasan dalam memilih pupuk yang cocok untuk tanaman padi ataupun jagung,” ujar salah seorang petani, Emang, Sabtu, 3/2/2018.

Selama ini, Emang mengaku menggunakan pupuk D.I Grow untuk mendapatkan hasil maksimal tanaman padi miliknya.

Pupuk D.I Grow itu, diperolehnya di salah satu agen penyalur pupuk organik bernama Ir H Bahtiar, di Dusun Cappakala, Desa Samaenre, Kecamatan Mattiro Sompe, Pinrang.

Nah, penasaran siapa Bahtiar dan pupuk yang dijualnya itu? 

Bahtiar bukanlah sekedar agen penyalur pupuk saja di desanya itu. Sebab, ia juga ternyata sebagai Supervisor PT. Jirona Pritama, induk dari perusahaan yang memproduksi pupuk D.I Grow tadi.

Bahtiar baru saja tiba di kediamannya saat penulis menyambanginya, sesaat lalu. 

Dia juga mengaku akhir-akhir inj sibuk membina beberapa kelompok tani dengan menerapkan penggunaan pupuk digro yang disaluekannya.

“Alhamdulillah, hampir semua petani kita tersenyum dengan hasil yang ada. Tak hanya tanamannya yang subur tanpa gangguan hama, namun juga produksinya yang melimpah,” kata Bahtiar.

Penggunaan pupuk D.I Grow, kata dia, sebenarnya bukan hanya menjadi pilihan petani di Pinrang, melainkan juga banyak petani di daerah lainnya di Sulsel.l

Itulah sebabnya, para petani yang sudah menggunakan pupuk D.I Grow itu, kini berhasil mendongkrak hasil pertaniannya (Padi dan Jagung)

Menurutnya, dengan menggunakan pupuk cair jenis D.I Grow itu, sudah banyak petani yang berhasil memproduksi 9 ton perhektare (Ha) dalam hitungan berat bersih.

“Intinya, pupuk D.I Grow ini memberi efek yang sangat luar biasa pada tanaman padi maupun jagung. Alasannya, selain menambah kualitas, juga mendukung peningkatan produksi dalam aspek kuantitas,” beber Puang Batti — sapaan akrab Bahtiar. (abd)