Hindari Ketimpangan Kursi di DPRD Soppeng, KPU Lakukan ini

243

KATASULSEL.COM, SOPPENG — Alokasi kursi disetiap daerah pemilihan legislatif (Pileg) 2019 di Kabupaten Soppeng belum jelas.

Hal itupun membuat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Soppeng melakukan pembahasan duduk bersama dengan sejumlah instansi terkait, di Aula Hotel
Kayangan, Rabu, 7 Februari.

Mereka membahas Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 16 Tahun 2017 tentang Penataan Daerah Pemilihan dan Alokasi Kursi Anggota DPRD Kaupaten/Kota dalam Pemilihan Umum.

Kemudian juga membahas Keputusan KPU RI Nomor 18/PP.02-Kpt/03/KPU/I/2018 tentang Petunjuk Teknis Penataan Daerah Pemilihan dan Alokasi Kursi DPRD Kabupaten/Kota.

Ketua KPU Kabupaten Soppeng, Amrayadi mengatakan, akan melakukan uji publik tentang penataan Dapil dan alokasi kursi di DPRD.

“Selain itu, kita akan menyesuaikan data kependudukan terakhir dari capil serta untuk menentukan apakah dapil di Kabupaten Soppeng telah sesuai dengan prinsip-perinsip dasar pemilu,” kata Amrayadi.

Sekretaris Daerah (Sekda) Soppeng, A.Tenri Sessu Mappejanci saat hadir dalam acara itu mengatakan, ketimpangan jumlah kursi antar dapil atau keterwakilan wilayah pemilihan di DPRD akan berdampak pada pembangunan daerah.

Untuk itu, kepada para ketua dan pengurus partai politik yang bersentuhan langsing deoang uji publik tersebut diharapkan dapat memberikan masukan ke KPU terkait penataan dapil dan alokasi kursi.

Dalam uji publik, KPU diminta dapat
dapat menyerap atau mempertimbangkan secara matang segala masukan dan tanggapan yang disampaikan setiap parpol ataupun masyarakat.

“Karena pendapilan sangat berpengaruh terhadap kompetensi dan memperoleh kursi disetiap dapil. Jadi kita semua perlu mengevaluasi dapil yang sudah ada sekarang ini apakah sudah ideal atau belum,” tegas A.Tenri Sessu Mappejanci.

Pelaksanaan tahapan penataan dapil ini diharapkan betul-betul dapat dioptimalkan baik pengawasan, keterbukaan, termasuk semangat untuk membuka ruang partisipasi seluas luasnya kepada seluruh stakeholder dalam proses pemilu 2019. (man)