Penggunaan Anggaran Obat di Parepare Diduga Mark up

243

KATASULSEL.COM, PAREPARE — Kejaksaan Negeri (Kejari) Parepare, menelisik ketidakwajaran penggunaan anggaran obat dan bahan habis pakai pada RSUD Andi Makkasau Kota Parepare 2016.

Kejari pun mencium adanya potensi kerugian negara yang nilainya mencapai Rp2 miliar. Kejari tidak tinggal diam. Kejari telah memanggil Kepala Dinas Kesehatan Kota Parepare, Muh Yamin. Di 2016, Yamin masih menjabat Direktur RSUD Andi Makkasau di kota itu.

Kajari Parepare, Reskiana Ramayanti, Jumat, 9/2/2018 mengungkapan adanya dugaan mark up anggaran disitu. Pihaknya sudah melayangkan surat panggilan terhadap mantan Dirut RSUD Andi Makkasau itu. Surat yang dilayangkan adalah panggilan pertamanya.

“Kami sudah panggil beliau, namun yang bersangkutan belum memenuhinya, mestinya memenuhi pemanggilannya Senin kemarin,” kata Reskiana

Kasi Pidsus Kejari Parepare, Faizah menegaskan pihaknya akan mengambil tindakan tegas terhadap yang bersangkutan, namun sebelumnya ia masih akan melayangkan surat pemanggilan kedua dan ketiga.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Parepare, Muh Yamin hingga kini belum memberikan penjelasan resmi terkait pemanggilannya itu dari Kejari. “Bapak lagi tidak ditempat,” ujar salah seorang stafnya saat hendak dikonfirmasi terpisah, kemarin.(uky)