Kemiskinan Sidrap Turun, Bantaeng Malah Naik, LSM: Pernyataan RMS Tepat Soal “Tukang Make Up”

815

Katasulsel.com, Makassar — Angka kemiskinan di Kabupaten Sidrap terus mengalami penurunan di tangan Bupati Sidrap H Rusdi Masse (RMS). Data BPS menunjukkan angka kemiskinan turun menjadi 5,32 persen pada 2017. Angka ini turun dari angka 5,45 persen pada 2016 lalu.

Dengan capaian tersebut, masih berdasarkan hasil sensus dari BPS, angka kemiskinan Sidrap ini memperkokoh posisi rangking pertama sebagai kabupaten paling rendah angka kemiskinannya dibandingkan seluruh kabupaten di Sulsel.

“Itu artinya, Sidrap sudah berkali kali menempati urutan pertama sebagai kabupaten paling rendah angka kemiskinannya di Sulsel,” ujar pengamat sosial politik pemerintahan Prof Dr Armin Arsyad, Sabtu (10/2/2018) di Makassar.

Armin Arsyad adalah salah satu guru besar yang memiliki penelitian di Sidrap san sekaligus membawa tim Unhas untuk melakukan intervensi penelitian bagaimana mengentaskan kemiskinan di Sidrap.

“Bupati Sidrap hebat. Dia selalu tidak mau melihat ada warganya miskin. Makanya dia selalu berusaha bagaimana memberdayakan masyarakat miskin. Bantuan, pelatihan, pendidikan dan lain sebainya terus dilakukan,” ujar Prof Armin.

Sekadar diketahui, sejumlah kabupaten berdasarkan data BPS menunjukkan Pangkep adalah kabupaten dengan angka kemiskinan paling besar atau paling tinggi, yakni 16,22 persen, selanjutnya ditempati Jeneponto dengan angka 15,40 persen. Bantaeng ada di angka 9,66 persen.

Sementara itu salah satu Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Sulsel, Garda Anti Korupsi Sulsel menegaskan bahwa capaian yang dilakukan Rusdi Masse di Sidrap sudah sangat baik.

Bahkan Wakil Ketua Garda Anti Korupsi Sulsel Zainal Natsir mengatakan bahwa pernyataan RMS untuk wacana pilgub mengimbau masyarakat untuk cerdas memilih dan jangan memilih kandidat yang hanya “tukang make up” atau sebatas pencitraan.

Maklum, data BPS menyebutkan bahwa angka kemiskinan di sejumlah kabupaten mengalami peningkatan termasuk di Kabupaten Bantaeng. Angka kemiskinan Bantaeng sebelumnya pada 2016 adalah 9,51 perden naik menjadi 9,66 persen.

“Pak bupati Sidrap kalau bicara jangan pilih pemimpin tukang make up itu sudah benar. Karena beliau sukses mengentaskan kemiskinan di Sidrap,” ujar Zainal Natsir.

Sekadar diketahui, istilah tukang make up diasosiasikan kepada bakal calon gubernur Sulsel Nurdin Abdullah yang telah melakukan berbagai perbaikan di Bantaeng termasuk membenahi pantai Seruni. Bantaeng dari sisi penampilan sudah baik, tapi ternyata kemiskinan masih tinggi disana.(sri)