Unjuk Rasa di PN Soppeng, Rico : Tiga Orang Yang Ditahan Hanya Petani Kecil

323
KATASULSEL.COM, SOPPENG — 
Kalangan petani dari Umpungeng, Donri Donri dan Patampanua yang tergabung dalam Forum Bersama Petani Latemamala (FBPL) Soppeng, menggelar unjuk rasa di depan Kantor Pengadilan Negeri (PN) Watangsoppeng, Selasa (13/2).
Mereka mendesak hakim PN Watangsoppeng membebaskan ketiga petani yang sempat ditahan petugas polisi kehutanan (Polhut) Dinas Kehutanan Soppeng, belum lama ini.
Dalam aksinya, para pengunjuk rasa itu menuding penahanan tiga petani masing-masing bernama Sahidin, Sukardi dan Jamadi itu, tidak sesuai prosedur hukum. Alasannya, ketiganya diamankan tanpa surat penangkapan.
Surat perintah penangkapan baru dikeluarkan pada tanggal 25 Oktober 2017 atau tiga hari pasca  penangkapan ketiganya.
Ketua FBPL Soppeng, Rico Setiawan mengatakan, ketiga warga yang ditangkap itu hanyalah petani kecil yang berasal dari Kampung Coppoliang dan Jolle, Desa Umpungeng, Kecamatan Lalabata, Soppeng.
Satu hal lagi, papar Rico, ketiga petani yang ditangkap itu lahir dan tinggal serta berkebun di kampungnya secara turun temurun, sedangkan penunjukan kawasan Hutan Laposo Niniconang baru pada tahun 1982 dan penatapannya pada tahun 2014.
“Saya rasa ada banyak hal yang perlu dikaji disitu, masa petani tanam jahe disitu ditangkapi hanya karena dianggap masuk dalam kawasan hutan lindung,” ujar Rico. (man)