Henny Latif Bikin Sejuk Acara Sosialisasi Pajak di Soppeng

274

KATASULSEL.COM, SOPPENG — Anggota DPR Sulsel, Hj Henny Latif menghadiri acara sosialisasi pajak Daerah UPT Wilayah Soppeng, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulsel yang dilaksanakan di Hotel Grand Saota, Jl. Bukit 7 Wali-wali, Rabu, 14/2/2018

Kehadiran Koordinator Daerah (Korda) Partai Gerindra itu membawa kesejukan tersendiri bagi peserta sosialisasi. Henny mengaku sengaja datang guna lebih menghidupkan acara sosialisasi itu.

Di hadapan peserta, Henny mengatakan bahwa sosialisasi itu sangat urgen dan sudah sesuai dengan Perda Provinsi Sul-Sel Nomor 8 tahun 2017 tentang perubahan atas perda nomor 10 tahun 2010.

“Perda ini memang oerlu di sosialisasikan kepada masyarakat agar masyarakat kita lebih paham bisa membayar pajak secara tepat waktu dan tidak perlu melalui calo,” ujarnya, disambut aplus para peserta.

Saat ini, sebut legislator cantik itu, sudah banyak tersedia layanan unggulan di Samsat, termasuk di Samsat di Kabupaten Soppeng

Dalam Perda Nomor 8 tahun 2017 itu, sebutnya, diatur dua hal pokok yang mengalami perubahan siknifikan.

Dua hal itu adalah pajak Biaya Balik Mama Kendaraan Bermotor (BBNKB) dan Pajak Progresif (Yang kempemilikan kendaraan roda empat lebih dari satu unit)

Dengan sosialisasi itu, kata Henny, diharapkan dapat mengoptimalakan potensi pajak daerah, baik dari pajak kendaraan roda dua , rokok, bahan bakar minyak dan air permukaan.

Hj.A.Darmayani Kabid Perncanaan dan pelaporan Bapenda Sulsel menambahkan acara sosialisasi pajak daerah itu merupakan kegiatan yang sangat strategis bagi Pemerintah Daerah dan juga masyarakat sebagai Wajib Pajak.

Seluruh lapisan masyarakat sangat diharapkan untuk mengetahui dan memahami hak-hak dan kewajibannya sebagai warga negara.

Guna meningkatkan pengetahuan dan wawasan tentang pajak daerah dan meningkatkan kesadaran membayar pajak.

“Kami mengharapkan peran aktif dari masyarakat untuk melaporkan kualitas pelayanan pajak yang dilakukan oleh Badan Pendapatan Daerah, termasuk yang di Kantor Samsat,” ujarnya

Kasatlantas Soppeng, AKP Ahmad Jafar meminta kesadaran masyarakat untuk membayar pajak, karena kalau kena rasia Tilang “ditangkap tidak akan dikeluarkan apabila belum terbayarkan pajak kendaraannya” tegaskan Ahmad.(man)