Mantan Pejabat Soppeng Dijeblos ke Rutan

2555

KATASULSEL.COM, SOPPENG — Kasus Korupsi Pemeliharaan Jalan dan Jembatan memasuki tahap dua atau pelimpahan berkas dan tersangka.

Mantan Kepala UPT Bina Marga Sulawesi Selatan (Sulsel) Wilayah Kabupaten Bone-Soppeng, berinisial HA, dijebloskan ke sel Rutan Gunung Sari, Makassar, 15/2/2018.

Kasatreskrim Polres Soppeng, AKP Ahmad Rosma, mengatakan, HA disangka terlibat konspirasi dalam kegiatan pemeliharaan jalan dan jembatan hingga mengakibatkan kerugian negara Rp 559.453.938.

“Berkas dan tersangka sudah kami serahkan ke kejaksaan negeri untuk dilakukan penuntutan,” ujar AKP Ahmad Rosma, Kamis, 15/2/2018

Dalam kasus yang menjerat HA itu, polisi menjeratnya dengan pasal 2 dan pasal 3 Undang-undang (UU) No 31 tahun 1999 Jo Uu Nomor 20 tahun 2006 dengan ancaman hukuman 20 tahun Penjara.

Sementara, Kasie Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Soppeng, Sulmar Adi Surya membenarkan kasus tersebut telah dinyatakan lengkap alias tahap P21.

“Setelah menjalani pemeriksaan selama beberapa jam, tersangka langsung di bawa ke Rutan Gunungsari Makassar untuk ditahan” ujarnya

Sementara, Kuasa Hukum tersangka, Mustaqim mengaku telah berbuat maksimal agar kliennya tidak ditahan.

“Kami sudah berupaya optimal agar klien kami tidak ditahan, namun pihak Kejaksaan punya pertimbangan lain. Saat ini kami berupaya mengajukan permohonan penangguhan penahanan, tinggal menunggu Pak Kajari yang sementara berada di luar daerah” kata Mustaqim. (man)