Mengais Rezeki di Soppeng, Malah Terkena Kanker Otak dan Lumpuh

966

KATASULSEL.COM, SOPPENG — Kurang lebih 10 tahun yang lalu, pasangan suami istri (Pasutri) asal Ternate, Maluku, Hastuti dan Supardi memutuskan hijrah ke Soppeng, Sulsel.

Keduanya yang hidup kesusahan di Ternate, sepakat mencari rezeki di Kota Kalong itu. Namun, apa yang terjadi, baru beberapa lama tinggal di Soppeng, tepatnya di Kampung Lajarella, Kelurahan Limpomajang, Kecamatan Marioriawa, Hastuti malah jatuh sakit.

Oleh dokter, ibu yang belum memiliki keturunan itu divonis menderita penyakit kanker otak di kepala.

Sebenarnya, Hastuti sempat membaik dari penyakitnya itu, namun beberapa bulan ke depan, kanker otak yang menyerang Hastuti, semakin menjadi-jadi.

Rasa sakit yang begitu hebat, dirasakan Hastuti setiap saat. Mata Hastuti tak bisa terpejam di malam hari karena berusaha menahan nyeri di kepala.

Penderitaan Hastuti bukan hanya sampai disitu, di tengah kanker otak yang menggerogoti kepalanya, wanita malang itu juga kini harus pasrah selalu terbaring gegara kedua kakinya lumpuh.

“Cukup sudah penderitaan kami pak. Dulunya kami bermimpi bisa hidup tenang di kampung orang, malah begini jadinya. Saya sangat kasihan dengan istri saya,” ujar Supardi, suami Hastuti, Jumat, 23/2/2018.

Sementara itu, Camat Marioriawa, Abdul Chair bersama Lurah Limpomajang, Andi Wawo menyambangi Nyonya Hastuti Di kediamannya.

Cukup lama kedua pejabat itu di rumah Hastuti. “Kasihan memang Ibu Hastuti ini. Mereka sangat layak kita bantu,” ujar Chair.

Chair mengatakan, meski pasutri bukan warga pribumi, namun ia berjanji akan memperhatikan mereka. “Khusus Ibu Hastuti, saya sudah minta PSC 119 untuk dibawah ke RSUD Latemmamala,” ujar Chair.

Penelusuran Katasulsel, pasutri asal Ternate itu, ternyata hanya menumpang hidup di rumah orang lain. Selama ini, suami Hastuti yakni Supardi juga hanya bekerja serabutan. (man/yas)