Penjelasan Kadis Yang di ‘OTT’ Warga di Sidrap

335

KATASULSEL.COM, SIDRAP — Kepala Dinas Sosial, Kependudukan dan Catatan Sipil (Disosdukcapil) Sidrap Syaharuddin Laupe angkat bicara soal Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh warga yang menimpa dirinya

Pria yang akrab disapa Syarlop itu mengaku bahwa dirinya pada Selasa (10/4/2018) sedang melakukan perekaman elektronik Kartu Tanda Penduduk (e-KTP) di Desa Mampisi, Pituriawa, Kabupaten Sidrap.

Saat melakukan perekaman KTP, tiba tiba ada sejumlah warga yang berpakaian dengan tulisan salah satu kandidat di pilkada Sidrap.

Mereka meminta Syaharuddin bersama stafnya melakukan perekaman e-KTP. Dengan alasan, karena diduga Syaharuddin melakukan upaya pembagian sembako terhadap warga.

“Saya sedang melaksanakan tugas perekaman KTP. Soal dugaan pembagian sembako. Saya ini Dinas Sosial, saya punya program pemerintah bagi bantuan untuk masyarakat yang sudah ada datanya. Tapi itu di tempat yang berbeda,” ujar Syaharuddin.

Program tersebut adalah program kegiatan provinsi Sulsel. “Dan itulah yang saya dan staf saya laksanakan kegiatan provinsi,” ujarnya.

Syaharuddin juga mengeluhkan dan sekaligus melaporkan kepada pihak kepolisian atas kekerasan yang menimpa dirinya dari pihak yang dilakukan simpatisan salah satu pasangan calon

Soal alat praga kampanye (APK) yang menurutnya ditemukan didalam mobil dinas Syaharuddin Laupe itu. syaharuddin tegas membantahnya

“Saya tidak tahu soal APK itu, saya tidak tahu soal alat peraga yang konon dijadikan salah satu bukti itu,” ujar Syaharuddin.

Syaharuddin Laupe hanya menyayangkan karena dirinya mengalami kekerasan saat melaksanakan tugas pemerintah. “Termasuk perekaman e KTP. Soal baliho itu sekali lagi saya tidak tahu, mungkin ada yang masukkan saat saya digeleda oleh mereka,” ujar Syaharuddin Laupe.(pye)