Lain dari Biasanya, Korban Lakalantas di Sidrap Disantuni

248
Kasat Satlantas Polres Sidrap AKP Abd Azis dan anggotanya datang membantu dua korban laka lantas yang hidup memprihatinkan

KATASULSEL.COM, SIDRAP — Ada yang berbeda di Sidrap, dua orang korban kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) dapat santunan dari aparat Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Sidrap, Sabtu (14/04/2018).

Aksi sosial melalui program tali Asih ini dilakukan personil Satlantas untuk memberikan semangat kepada para korban kecelakaan lalu lintas.

Dua korban Lakalantas bernama Adnan (38) dijalan Samratulangi dan Ahmad (75) warga jalan AP. Pettarani itu disambangi aparat dipimpin Kasat Lantas Polres Sidrap, AKP Abd Azis, polisi-polisi itu menyerahkan bantuan sembako kepada keduanya

Kedua warga Kelurahan Rijang Pittu kecamatan Maritengngae ini adalah korban Lakalantas. Adnan mengalami cacat permanen dengan lumpuh pada peristiwa tabrakan 16 tahun silam.

Sementara Ahmad mengalami kecelakaan 15 tahun lalu dan kini hidup sebatang kara.

Kapolres Sidrap AKBP Ade Indrawan melalui Kasat Lantas AKP Abd Azis ditemui disela-sela penyerahan bantuan ini mengatakan apa yang dilakukan ini merupakan bentuk kepedulian Polres Sidrap terhadap masyarakat yang bernasib kurang mampu.

Termasuk, katanya, mendekatkan masyarakat dengan aparat Kepolisian sehingga lebih memahami arti pentingnya kehidupan dalam keselamatan berkendara dijalan raya.

Begitu juga santunan ini tujuannya untuk memberikan dukungan dan semangat hidup pada korban Lakalantas. “Kita peduli terhadap korban Lakalantas melalui tali asih. Program kita ini semata-mata memberikan semangat hidup agar tetap tabah menjalani hidup dan menghadapi semua cobaan ini,”ucap AKP Abd Azis.

Iapun berharap masyarakat terus berpartisipasi dalam tertib berlalulintas dan mengutamakan keselamatan jiwa dalam berkendara.

“Setidaknya kita menyayangi nyawa kita dan keselamatan orang lain dengan disiplin berkendara dan tertib berlalulintas,”lontarnya.

Kasat Lantas menambahkan, giat menyantuni korban Lakalantas lainnya akan terus dilakukan ditempat dan kesempatan berbeda.

“Program seperti ini akan terus berkesinambungan pada korban Lakalantas lainnya. Dan saya berharap bantuan sederhana ini tidak dilihat dari isinya, melainkan sebagai bentuk ketulusan dan keikhlasan dalam memberikan suppor hidup pada warga yang kurang beruntung,”tandasnya. (pye)