Lajami, Pria Soppeng Yang Masih Setia Jadi Pemanjat Kelapa

492

KATASULSEL.COM, SOPPENG — Profesi unik sebagai pemanjat kelapa di Kabupaten Soppeng mulai tergerus.

Dahulu kala, banyak warga yang melakoni pekerjaan itu, namun sekarang tinggal sedikit, mereka yang bertahan sudah bisa dihitung jari.

Pria asal Kampung Peliccu, Desa Patampanua, Kabupaten Soppeng bernama Lajami 41 tahun ini adalah salah satunya yang masih setia.

Sudah 30 tahun lamanya, Lajami mengerjakan profesi sebagai tukang panjat kelapa itu.

Sehari-hari, pria lajang menerima panggilang untuk panjat kelapa di Desa Patampanua dan Panincong Kecamatan Marioriawa, Soppeng.

Dalam sehari, Lajami dapat memanjat kelapa hingga 15 pohon. Jumlah itu sudah jauh berkurang dibandingkan dahulu.

“Dulu saya bisa panjat hingga 25 pohon sehari, tapi sekarang sisa 15 pohon,” tutur Lajami yang menyadari usianya sudah semakin tua.

Lajami berharap warga yang ingin menggunakan jasanya tetap menghubungi Lajami.

Satu pohon kelapa, Lajami mengaku dibayar 15 ribu. “Itupun masih bisa nego,” katanya.(man)