Pelayanan SKCK di Polres Sidrap, 60 Menit Sudah Jadi

195

KATASULSEL.COM, SIDRAP — Polres Sidrap terus meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat.

Salah satunya pada pelayanan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).

Di Polres Sidrap, pelayanan SKCK di Satuan Intelkam, kini disulap menjadi sangat mudah alias tidak berbelit-belit.

Melalui inovasi-inovasi yang diciptakan, pengurusan SKCK di Polres Sidrap kini sudah sangat cepat.

Masyarakat yang membutuhkan, sisa membawa persyaratan yang telah ditentukan. Hanya dengan 60 menit saja, SKCK sudah bisa dibawa pulang.

“Semua itu kita lakukan dengan harapan masyarakat bisa terlayani dengan mudah dan cepat,” ujar Kapolres Sidrap, AKBP Ade Indrawan, SIK, MH, Rabu, 9 Mei.

Dalam hal pelayanan SKCK itu, terang Ade, semuanya dilakukan di tingkat Polres, baik penerbitan yang baru maupun perpanjangan.

Salah satu kemudahan dalam pengurusan SKCK di Polres Sidrap saat ini, beber Ade adalah pengambilan sidik jari.

“Untuk pengambilan sidik jari, sekarang sudah sangat cepat, beda dulu. Pemohon harus kesana kemari,” ujar Ade

Ade menambahkan, pengurusan SKCK baru, wajib dilakukan oleh yang bersangkutan dan tidak bisa diwakilkan karena menggunakan sistem online.

Terpisah Kasat Intelkam AKP Roby A. Mannaungi menambahkan jika proses pengurusan sebelumnya, pemohon harus berdiri karena keterbatasan tempat duduk maupun ruangan yang ada.

Dengan dipindahkan ke ruang pelayanan depan, masyarakat tidak bingung lagi. Begitu masuk dihalaman Polres, ruang pengurusan SKCK sudah terlihat.

“Kini sudah ditempatkan ruang ber AC, ruang menyusui untuk kaum ibu-ibu dan taman bermain anak-anak. Ada juga disiapkan air minum kemasan termasuk tempat khusus Charger Handphone dan WC terdekat,”ucap Kasat Intelkam.

Pelayanan ini lanjut, Roby, akan terus ditingkatkan terutama warga yang berdomisili jauh. Begitu pun keluhan dan masukan dari masyarakat akan dievaluasi.

Sementara, Kasat menambahkan, untuk proses penerbitan SKCK dari Januari hingga Pertanggal 09 Mei 2018, pihaknya sudah mencetak 1.604 lembar.

“Paling banyak pengurusan dihari-hari tertentu seperti musim penerimaan CPNS, Mahasiswa dan Pendaftaran Polri maupun TNI, itu bisa 150 perhari dicetak. Kecuali hari-hari biasa hanya 10 hingga 20-an yang datang bermohon,”pungkasnya.

Mudahnya pelayanan SKCK ini langsung diapresiasi masyarakat. Bahkan, diakui merasa nyaman, mudah dan cepat.

“Jujur, tadi waktu kesini lebih banyak waktu saya terbuang dalam perjalanan dari Tanrutedong ketimbang penerbitan SKCK yang mudah dan cepat. Alhamdulillah, Kami berharap proses seperti terus dipertahankan dalam pelayanan ini dan kami sangat apresiasi,” kata Muh Ridwan warga Kecamatan Kecamatan Dua Pitue. (pye)