Praperadilan di PN Sidrap, Polisi Beber Alasan Amankan Hj Arty

251

KATASULSEL.COM, SIDRAP — Sidang praperadilan yang diajukan relawan DoaMu di Pengadilan Negeri (PN) Sidrap, memasuki hari kedua, Rabu, 9 Mei.

Setelah tahap pembacaan kemarin, agenda sidang yang berlangsung hari ini adalah mendengarkan pendapat hukum dari tergugat, dalam hal ini oleh polisi.

Di depan hakim tunggal Andi Maulana yang rencananya kembali akan memimpin jalannya sidang praperadilan itu, pihak Polres Sidrap melalui bidang hukum akan membeber alasan mengapa harus mengankan Arty.

Tentu bukan itu saja, pihak tergugat juga akan menyampaikan pendapat-pendapat hukum seputar status tersangka yang kini telah disandang Arty atas dugaan keterlibatannya dalam kasus ujaran kebencian melalui media sosial (Medsos)

Sementara itu, Ketua Tim Hukum tersangka, dalam hal ini M Israq Mahmud mengatakan, praperadilan yang diajukan kliennya ke PN Sidrap, bukan masalah menang atau kalah.

Sebab, langkah praperadilan itu adalah salah satu hak dari tersangka karena menganggap ada yang keliru dalam penanganan perkara yang ia alami.

“Olehnya itu, klien kami memberi kuasa ke kami, praperadilan ini untuk menguji apakah tindakan teman-teman polisi dengan alibi mengamankan klien kami, sudah sesuai ketentuan KUHAP atau tidak,” ujar Israq.(pye)