Bupati Soppeng Kecam Insiden Pengeboman di Surabaya

260

KATASULSEL.COM, SOPPENG — Bupati Soppeng Andi Kaswadi Razak mengecam tindakan pengeboman yang diduga dilakukan teroris di tiga gereja di Kota Surabaya, Minggu (13/5) pagi.

“Kami meminta aparat keamanan untuk mengusut tuntas pelaku pengeboman itu, pelakunya sangat biadab dan menjadi pemecah belah bangsa,” kata Kaswadi saat menghadiri acara nonton bareng (Nobar) penampilan Selfi, Kontestan Liga Dangdut Indonesia (LIDA) I Indosiar 2018, di Kantor Camat Ganda, Soppeng, malam ini.

Tiga gereja di Surabaya yang menjadi sasaran pengeboman tersebut adalah Gereja Santa Maria Tak Bercela (SMTB) di Ngagel, GKI di Jalan Diponegoro dan GPPS Sawahan di Jalan Arjuna.

“Kami sangat menentang peristiwa peledakan bom yang terjadi pagi tadi di gereja Surabaya, apa pun motif dan alasannya, siapa pun pelakunya,” katanya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan, pihak kepolisian terus mendalami insiden tersebut.

Sedikitnya 11 orang meninggal dunia atas terjadinya pengeboman di tiga lokasi berbeda di Surabaya itu. 41 orang diantaranya luka-luka. (pye)