H-1 Pencoblosan, TPS di Sidrap Dijaga Ketat Polisi

106

KATASULSEL.COM, SIDRAP — Polres Sidrap mulai menurunkan pasukannya untuk mengamankan tempat pemungutan suara (TPS) dalam Pilkada serentak. Total ada 267 personel polisi dikerahkan ke TPS mulai H-1 pencoblosan atau hari ini tanggal 26 Juni.

“Hari ini kita lakukan pergeseran pasukan untuk menuju ke TPS sehingga anggota kita kejar ke sana, dan anggota kita kirimkan lebih awal ke sana. Ada 650 TPS di Sidrap,” kata Kapolres Sidrap AKBP Ade Indrawan, SIK, MH kepada wartawan di Kantornya , Selasa (26/6/18). Pagi

Pengaman dilakukan lebih awal untuk memetakan situasi kerawanan yang ada di masing-masing TPS, dan menjalin koordinasi dengan penyelenggara Pemilukada.

“Sehingga dengan melakukan lebih awal maka diharapkan akan terjadi komunikasi yang baik dan hubungan tata kerja yang baik, apa yang harus dilakukan yang boleh dan tidak boleh dilakukan” tambah Ade Sapaan Kapolres Sidrap

Dalam pengamanan ini, polisi menjaga distribusi kotak suara. Saat ini kotak suara sudah ada di tiap tiap kelurahan dan akan digeser ke seluruh TPS dengan dikawal ketat oleh pihak Kepolisian.

“Kotak suara sekarang sudah berada di masing-masing kelurahan, kotak suara itu harus dilakukan pengamanan secara maksimal, sehingga pada saatnya nanti 27 Juni akan digunakan untuk kegiatan pemungutan suara, sehingga keberadaan dan kesiapan dari kota suara selanjutnya ini bisa dipersiapkan dan siap untuk digunakan,” ujarnya.

Ade juga mengamanatkan agar personelnya bersikap netral dalam pengamanan Pilkada ini. Tidak boleh ada anggota yang berpihak terhadap pasangan calon tertentu.

“Sudah disampaikan anggota wajib netral, jika tidak netral pasti akan ditindak oleh pengaman internal. Ini kan proses pelanggaran disiplin, intinya polri bertekad untuk menjaga kenetralan, itu harga mati,” tutup Ade (cal)