Berharap Bisa Tidur Nyenyak di Atas Dangau, Derita Korban Banjir di Soppeng

890

KATASULSEL.COM, SOPPENG — Sudah dua malam La Menca dan istrinya I Juma tinggal di Dangau (Rumah-rumah Sawah).

Keluarga malang itu berharap sudah bisa tidur nyenyak di dalam gubuk kecil milik orang lain yang ia dapatkannya itu.

Ya, dua hari lalu, kakek berusia 73 tahun dan istrinya itu menemukan Dangau tak jauh dari lokasi sandaran perahunya.

Sebelumnya, La Menca dan istri tercinta terpaksa makan dan tidur di atas perahu miliknya.

Rumahnya yang berada di pesisir Danau Tempe Wilayah Perairan Soppeng di Bolamallimponge Kelurahan Limpomajang Kecamatan Marioriawa, sudah nyaris ditenggelamkan air.

Di rumah baru sangat sederhana itu, La Menca dan istri sudah bisa membaringkan tubuh dengan sempurna.

Meski di malam hari, keduanya terpaksa silih berganti untuk tidur. “Takutnya kalau ada apa-apa,” tutur I Juma

Wartawan KATASULSEL di Kabupaten Soppeng Lukman menyempatkan menyambangi rumah baru La Menca, Rabu, 3 Juli.

Di lokasi, seorang tentara bernama Sertu Jaliluddin terlihat sibuk membantu keluarga bernasib malang itu

“Pak Jaliluddin ini kebetulan Babinsa di Limpomajang. Beliau-lah yang selama ini rajin membantu kami,” tutur La Menca

Sementara itu, Sertu Jaliluddin berharap pasangan kakek dan nenek ini mampu bertahan di rumah barunya

“Disini agak mendingan daripada harus tidur di atas perahu,” kata Sertu Jaliluddin sembari mengangkat tubuh La Menca yang mulai sakit-sakitan itu.

Bantuan Ala Kadar Mengalir

Keluarga La Menca setidaknya sudah bisa sedikit tersenyum. Semenjak kehidupannya tersorot media, bantuan pun mulai mengalir

Pemantauan media ini menyebutkan, pemerintah daerah telah ikut meringankan beban penderitaan La Menca dan istrinya

Pemerintah daerah telah menyuplai bantuan ala kadarnya, seperti beras, mi instan, air mineral, selimut serta tikar. (man/ren)