Demi Bantu Korban Banjir, Polisi Sidrap Rela Berjalan Kaki dan Lepas Sepatu

223

KATASULSEL.COM, SIDRAP — Pakaian seragam (Dinas) tetap melekat di tubuh, agar identitas selaku anggota Polri tetap ada.

Tampak seperti dalam gambar, sejumlah anggota polisi dipimpin Kapolsek Maritengngae, IPTU HJ Rosnawati menemui para korban banjir, di Kelurahan Sidenreng, Kecamatan Maritengngae, Jumat, 6 Juli.

Meski tak mudah menembus lokasi permukiman warga yang terkena dampak banjir akibat luapan air Danau Sidenreng, namun para polisi itu tetap berupaya sampai kesana

Untuk tiba di lokasi permukiman warga, Rosnawati dan sejumlah anggotanya terpaksa harus memarkir kendaraan di jalan raya. Sama sekali tak ada akses jalan untuk sepeda motor maupun mobil kesana

Mereka harus menyusuri jalan becek dan memanfaatkan pondasi-pondasi bangunan warga untuk bisa menyapa dan menyerahkan langsung bantuan kepada para korban.

Lihatlah, bagaimana seorang polisi wanita (Polwan) itu terpaksa harus melepas sepatu untuk bisa menyentuh tangan para korban.

“Sulitnya bukan kepalang, tapi itulah makna sebuah perjuangan serta pengabdian untuk membantu para korban,” ujar Rosnawati.

Dalam rangkaian kunjungannya itu, Rosnawati dan anggotanya menyerahkan bantuan kepada para korban banjir. Mereka harap pemberian itu bisa meringankan beban hidup mereka. Subhanallah.(pye)