Home / HEADLINE / LIFESTYLE

Rabu, 9 Januari 2019 - 11:48 WIB

Pulau di Atas Danau, Destinasi Wisata Baru di Sidrap

Berita ini 13 kali dibaca

KATASULSEL.COM, SIDRAP — Ada yang menarik jadi tempat pariwisata baru di Kabupaten Sidrap, yakni pulau buatan di Kelurahan Wette’e, Kecamatan Panca Lautang.

Salah satu dari tiga pulau buatan disana bakal jadi destinasi wisata eksotis yakni pulau dua yang dibangun di atas perairan Danau Tempe, Sidrap.

Pulau-pulau yang sementara dibangun itu, memanfaatkan sedimen atau endapan lumpur, hasil kerukan dasar Danau Tempe.

Nantinya untuk kesana tentu tidak sulit bagi para pelancong menjangkaunya. Hanya butuh waktu sekitar 30 menit via jalur darat dari kota Pangkajene untuk tiba di lokasi itu karena hanya berjarak sekitar 23 kilometer (Km) saja.

Akses jalan tembus ke pulau 2 yang dibangun itu sepanjang kurang lebih 1,9 Km. Jalan itu menghubungkan daratan maupun ke pulau 1 dan 2.

Di pulau dua terlihat sedikitnya ada 3 kapal dredging atau csd untuk mengisap lumpur, 13 unit excavator long arm dan 6 unit mobil dump truk.

Deputy Project Manager PO-BRP KSO, Susilo Y di lokasi proyek, Selasa, 8 Januari mengatakan, ada tiga pulau buatan di wilayah Kecamatan Panca Lautang, Kabupaten Sidrap memasuki tahap perampungan.

Dia mengatakan, pengerjaan Proyek revitalisasi Danau Tempe (RDT) ditarget rampung tahun ini. Dengan demikian, nantinya Sidrap menghadirkan pesona alam pulau buatan.

“Saat ini sudah dalam tahap perampungan. Di Pulau II ini ada beberapa alat berat digunakan diantaranya 3 kapal dredging atau csd pengisap lumpur, exapator ada 13 unit, dan dumtruk ada 6 unit,” ucapnya.

Sebelumnya, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Proyek RDT, Muh Akil, Selasa, 8 Januari mengatakan revitalisasi ini dilakukan karena Danau Tempe merupakan salah satu dari 15 danau kritis di Indonesia.

Kondisi Danau Tempe mengalami pendangkalan akibat masifnya pertumbuhan eceng gondok, sedimentasi dan okupasi lahan.

“Ini yang akan dikeruk. Karena pendangkalan ini kerap memicu banjir karena daya tamping berkurang. Hasil pengerukan nanti berupa lumpur endapan akan dijadikan bahan membangun pulau buatan,” ungkapnya.

Kata Akil, ada tiga pulau yang akan dibangun di wilayah Sidrap dan sementara tahap perampungan. Salah satu pulau nanti akan disulap menjadi salah satu destinasi wisata baru. Apalagi lokasinya tidak jauh dari pusat kota Pangkajene, ibukota Sidrap.

“Pulau buatan ini disulap eksotis. Dan bakal jadi pusat wisata baru. Jaraknya hanya sekitar 23 kilometer. Ini ditarget rampung tahun ini. Progres fisiknya sudah 75,54 persen per 31 Desember 2018,” bebernya.

Sekedar diketahui, proyek tersebut menelan dana APBN murni TA 2016-2019 sebesar Rp281.618.451.03,-. Proyek tersebut dikerjakan oleh PP/BRP KSO, dengan didampingi konsultansuvervisi dari PT Yodya Karya (Persero), PT Virama Karya (Persero) dan GISS Konsultan (KSO). (yen)

Bagikan Berita Ini :

Baca Berita Lainnya :

HEADLINE

Innalillahi, Dua Pelajar SD Tewas Tenggelam di Pinrang

HEADLINE

Peserta Porseni Wajo Meninggal, Suami Bersamanya

HEADLINE

Persakmi Sidrap Bersama An Nur Travel Bergerak Melacak Warga Yang Sudah Kontak Pasien Covid-19

HEADLINE

Besok, Pemkab Sidrap Pasang Bilik Sterilisasi di Pintu Masuk Sidrap

HEADLINE

Bantu Warga Miskin Bangun Rumah, Polres Sidrap Luar Biasa!

HEADLINE

Ganda Campuran India Takluk Oleh Tontowi/Winny

HEADLINE

Pria Sidrap Ini Terancam Penjara Seumur Hidup, Sabu-sabu Berjudul..

HEADLINE

Digelapkan, Puluhan Unit Mobil Ini ‘Diparkir’ di Polres Parepare