Home / Parepare

Jumat, 28 Juni 2019 - 20:16 WIB

Begini Cara Unik Owner Sweetness Parepare Bantu Hariani, Bayi Malang Penderita Jantung Bocor

Berita ini 3 kali dibaca

Katasulsel.com, Parepare — Cara unik yang dilakukan pemilik Warkop Sweetness untuk membantu, Hariani, bayi malang asal Tiroang, Kabupaten Pinrang, penderita jantung bocor.

Diketahui kondisi terakhir bayi malang tersebut masih dalam kondisi lemah dan dipasangi selang untuk mensuplai makanan ke tubuh mungilnya, dan harus rutin kontrol. Bayi ini sendiri disarankan oleh dokter untuk segera menjalani operasi di Jakarta.

Pemilik Warkop Sweetness yang ada di Kota Parepare ini, melakukan cara unik dengan mengajak seluruh masyarakat untuk beramal sekaligus menikmati kopi ala Sweetness 261 Coffee yang terletak di jalan Sawi, Kelurahan Ujung Baru, Kecamatan Soreang, Kota Parepare.

Untuk harga kopi itu relatif murah yakni Rp 3000 per cup, anda sudah bisa menyeruput dengan nikmatnya kopi alas Sweetness 261 Coffee sekaligus beramal.

Owner Sweetness Coffee, Muhammad Takbir mengatakan, untuk hasil dari penjualan kopi ini akan diserahkan ke Yayasan Manusia Indonesia untuk donasi buat bayi Hariani, penderita jantung bocor asal Tiroang, Kabupaten Pinrang. Ngopi sambil beramal kini keduanya bisa dilakukan.

“Jadi kita tidak hanya sekadar bisa merasakan nikmat dan manfaat kopi, akan tetapi kita juga bisa sambil beramal,”ucap Takbir. Jumat, 28 Juni 2019.

Kata Takbir, untuk kegiatan ini dinyatakan ditutup untuk pengumpulan donasi minum kopi sambil beramal di Sweetness 261, atau selama persediaan masih ada.

Lebih lanjut dikatakan, kegiatan ini dilangsungkan sebelum dinyatakan ditutup untuk pengumpulan donasi minum kopi sambil beramal di Sweetness 261, atau selama persediaan masih ada.

Orang tua yang mendampingi anaknya Abdul Malik ayahnya dan Erma ibu kandung bayi Hariani mengaku tidak mampu membiayai untuk operasi anaknya, dan selama ini ia hanya menggunakan BPJS untuk pengobatan anaknya, namun karena menurut keterangan dokter kondisi jantung bayi Hariani ini sudah parah, maka harus secepatnya menjalani operasi.

“Jika kami menggunakan BPJS maka kami harus mengantre lama, sementara anak saya kata dokter harus secepatnya menjalani operasi, namun jika kami mendaftar sebagai pasien umum, maka biayayanya mencapai 200 juta rupiah lebih, itulah yang membuat saya kebingugan kemana harus mencari uang sebanyak itu dalam waktu yang sigkat,” jelasnya.

Kedua orang tua bayi Hariani sehari-hari hanya bekerja sebagai buruh sawah yang penghasilannya tidak menentu, kini mereka sangat butuh uluran tangan dermawan untuk membiayai operasi anaknya.

Sekadar diketahui, hingga saat ini Yayasan Manusia Indonesia, juga masih melakukan penggalangan donasi untuk bayi Hariani.

Untuk anda yang terketuk dan ingin berpartisipasi meringankan beban biaya operasi bayi Hariani, bisa menyalurkan bantuan melalui rekening atas nama Yayasan Manusia Indonesia di Bank BRI dengan nomor rekening: 5017-01-014361-53-9, dengan menggunakan kode unik donasi 11 di dua angka terakhir nilai transfer, atau bisa menghubungi nomor Whatsapp 0821-1122-2039 untuk informasi lebih lanjut.

Laporan : Uky
Editor : Poufyannisa

Bagikan Berita Ini :

Baca Berita Lainnya :

Parepare

DPO Kasus Korupsi di Parepare Kenakan Rompi Orange Usai Diringkus

HEADLINE

Pilwalkot Parepare, TAPD Usulkan Rp11 M Hibah ke KPUD

HEADLINE

Aspal Ditumbuhi Rumput, Komisi III akan Panggil Kadis PUPR Parepare

Parepare

Peringati HUT Bhayangkara, Polres Parepare Bersihkan Masjid dan Gereja

Parepare

PLN Parepare Bantah Sebarkan Surat Tugas

HEADLINE

Polwan Cantik Ini Ajak Masyarakat Parepare Tolak Hoax

HEADLINE

Kejari Periksa Dua Pejabat Pemkot Parepare

Parepare

Tim Futsal Pra Porda Parepare Target Juara Grup