Home / HEADLINE / KRIMINAL / Sidrap

Sabtu, 13 Juli 2019 - 11:25 WIB

Takut Dimutasi ke Palu, Guru di Sidrap Kena Tipu Rp6 Juta

Berita ini 23 kali dibaca

Katasulsel.com, Sidrap — Berhati-hatilah saat menerima telepon dari orang yang tidak jelas. Boleh jadi itu modus penipuan.

Seperti yang dialami seorang guru perempuan di Baranti, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Ibu guru, sebut saja namanya Bunga ini harus merelakan uangnya sebesar Rp6 juta diambil oleh pejabat gadungan yang meneleponnya.

Ceritanya, pelaku menelopon korban dna mengaku dari salah satu operator di instansi terkait kepegawaian di Pemkab Sidrap

Saat menelepon korbannya, pelaku menyebutkan jika nama korban masuk dalam daftar guru yang akan dimutasi ke Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng).

Tentu saja, korban panik dan berusaha meminta kebijakan dari orang yang meneleponnya itu agar tidak dipindahkan ke Palu.

Sadar korbannya telah panik, pelaku pun mulai beraksi dengan menawarkan jasa kepada korban untuk membantunya.

Awalnya, pelaku meminta agar korban mentransfer uang sebanyak Rp6juta, namun karena korban tak menyanggupi, akhirnya korban hanya mengirim Rp3 juta.

Tapi, namanya juga penipu, tentu banyak akal busuknya.

Usai menerima transferan itu, ia kembali menghubungi korbannya tersebut dan menyampaikan bahwa permintaannya sulit dipenuhi. Korban kata penipu tetap harus pindah ke Palu

Karena itu, pelaku kembali meminta korban mengirim uang sebesar Rp3 juta. Totalnya sudah Rp6 juta yang dikirim korban. Itupun korban hanya meminjam duit dari menantunya yang ada di Makassar

Kapolsek Baranti IPTU Muhammad Tang kepada Katasulsel.com, menjelaskan bahwa kejadian itu dilaporkan korban ke pihaknya setelah kejadian itu sepekan berlalu

“Walau pun agak terlambat, namun namanya laporan warga tetap kami tindaklanjuti,” kata IPTU Muhammad Tang saat dihubungi terpisah, Sabtu, 13 Juli 2019

Mantan Kanitlaka satlantas Polres Sidrap menerangkan lagi, pihaknya telah mendalami Laporan Polisi (LP) korban.

Sementara ini, sebutnya, pihaknya masih berupaya memastikan keberadaan pelaku. “Terakhir kami deteksi nomor telepon yang dipakai pelaku berada di Aceh dan lokasi penarikan uangnya di Palu,” beber IPTU Muhammad Tang.

Terpisah, Kepala Bidang (Kabid) Mutasi Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sidrap, Faizal memastikan itu tak ada kaitannya dengan BKD ataupun Pemkab Sidrap. Dia menyebut itu murni penipuan yang mencatut.

(dso)

Bagikan Berita Ini :

Baca Berita Lainnya :

HEADLINE

Kejaksaan Diminta Turun, Proyek Pagar di Takalar Ini Sangat Buruk

HEADLINE

Akhirnya Lab Covid-19 Soppeng Siap DifungsikanĀ 

HEADLINE

Pemilik Warkop di Pangkep Tusuk Sopir TrukĀ hingga Sekarat

BOLA NASIONAL

Sidrap United Lolos 16 Besar Liga 3 Indonesia, Jika…

Sidrap

SKBKT dan BBKT Sulsel Berakhir, Sidrap Juara Umum

Sidrap

Personel Kodim 1420 Sidrap Hadiri kegiatan Tabligh Akbar

HEADLINE

Kodim-Pemkab Sidrap Breakdown Rencana Kegiatan TMMD ke-102

Sidrap

267 Polisi Amankan 650 TPS di Sidrap