oleh

Kejaksaan Sidrap Klaim Kerugian Negara Capai Rp603 Juta

-Berita-320 Orang Melihat

Katasulsel.com, Sidrap Penanganan kasus dugaan korupsi dana operasional pendidikan (Bukan dana BOS) tahun 2015, 2016 dan 2018 pada SMKN 4 Sidrap (Dulu SNAKMA Rappang), memasuki babak baru.

Tim Penyidik Tipikor Kejari Sidrap, langsung menahan Kepala Sekolah (Kepsek) SMKN 4 Sidrap, HSB bersama Bendahara Dana BOP, MM

Keduanya ditahan setelah menjalani proses pemeriksaan oleh tim penyidik Tipikor Kejari Sidrap. Tim penyidik menemukan indikasi kuat terjadinya penyalahgunaan dana BOS sejak tiga tahun terakhir

BACA JUGA :   Warga Lajonga Bersatu Pilih FATMA di Pilkada Sidrap

Tidak tanggung-tanggung, Tim Penyidik Tipikor KejarI Sidrap mengklaim munculnya kerugian negara yang jumlahnya mencapai Rp603 juta. Tindakan yang merugikan negara tersebut diindikasikan mulai terjadi 2015, 2016 dan di 2018

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sidrap, Djasmaniar SH MH melalui Kasi Intel Muh Ikbal Ilyas SH, membenarkan tindakan tegas proses penahanan yang ditempuh pihak Kejari Sidrap terhadap tersangka HSB dan MM

BACA JUGA :   FATMA 'Show Force' di Tanru Tedong Sidrap

“Benar, atas beberapa pertimbangan hukum, penahanan langsung dilakukan terhadap keduanya malam tadi, Kamis, 18 Juli 2019. Saat ini keduanya dititipkan sementara di Rutan Kelas IIB Sidrap,” terang Ikbal Ilyas, Jumat, 19 Juli 2019

Disampaikan, modus penyalahgunaan dana BOP tersebut diduga dilakukan dengan cara merekayasa penggunaan dana BOP. Salah satunya untuk kegiatan generasi muda pertanian.

BACA JUGA :   SK Diteken Syahrul, Ini Besaran Tunjangan Pakasi Guru di Sulsel

Dalam konteks tersebut, tersangka HSB dan MM diduga kuat saling bekerjasama sehingga menimbulkan kerugian negara yang nilainya menembus angka setengah miliar lebih.

(ren)

Gratis Berlangganan Berita Via WhatsApp

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *