Home / HEADLINE / Sidrap

Sabtu, 20 Juli 2019 - 10:20 WIB

Kasus BOP, Jimat Sidrap Apresiasi  Tindakan Tegas Kejaksaan 

Berita ini 14 kali dibaca

Katasulsel.com, Sidrap — Ditahannya kepala sekolah dan bendahara SMKN 4 Rappang karena tersandung kasus dugaan penyelewengan dana Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) jadi lecutan keras bagi dunia pendidikan di Sidrap

Seperti diberitakan sebelumnya,
Keduanya diduga mengakibatkan kerugian negara sekitar Rp603 juta karena menggunakan dana BOP diduga tidak untuk semestinya.

Ketua Jimat Sidrap, Chaerul, mengatakan jika kasus dugaan korupsi tersebut menjadi pelajaran berharga bagi sekolah lain.

“Kepala sekolah harus memperhatikan dan mengelola sesuai peruntukan penggunaan dana BOP sesuai aturan petunjuk teknis yang ada,” ujar Chaerul, Sabtu, 20 Juli 2019

Menurutnya, pelajaran positif yang dapat diambil dari ditahannya kepala sekolah sebagai penanggung jawab dan bendahara kepala sekolah sebagai ketua pelaksana dana BOP itu yakni efek jera bagi pihak yang bermain- main.

Chaerul menuturkan, dana BOP, plus BOS yang digelontorkan Pemerintah pusat jumlahnya sangat besar dan diterima kepada setiap sekolah.

Karena itu, Jimat berharap kepada Kajari Sidrap gencar melakukan sosialisasi hukum ke sekolah- sekolah terkait penggunaan dana BOS.

“Kami berharap program jaksa masuk sekolah (JMS) akan dilaksanakan disidrap akan memberikan penyuluhan ke pihak sekolah agar menggunakan dana BOS sesuai aturan main yang ada,”

Jaringan informasi masyarakat transfaransi (Jimat) mendukung penuh langkah kejaksaan bahkan siap melakukan supervisi dan kerjasama dengan Kejaksaan untuk mengusut kasus dugaan korupsi Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Biaya Operasional Pendidikan (BOP) disetiap sekolah di Sidrap.

“Kita siap melakukan supervisi dan bekerjasama dengan Kejaksaan. Apalagi itu kan pendidikan menyangkut hajat hidup orang banyak,” kata ketua Jimat Sidrap itu

Menurut dia, persoalan korupsi di bidang pendidikan tidak bisa dibiarkan karena dampak penggerogotan uang negara di sektor ini relatif lebih besar dibandingkan dengan sektor yang lain.
“Pendidikan itu menjadi perhatian kita semua,” katanya. (yas)

Bagikan Berita Ini :

Baca Berita Lainnya :

Sidrap

Gelar Lomba Tari Lagu ‘Three End’, Cara Fatmawati Sosialisasi P2TP2A

Sidrap

Pemkab Sidrap-BPJamsostek Perpanjang Kerjasama

HEADLINE

Polisi Bantu Prosesi Pemakaman Warga Allakuang Sidrap Yang Meninggal Saat Penggerebekan

HEADLINE

Anak Mantan Kades di Sidrap Siap Lanjutkan Jabatan Ayahnya Yang Telah Tiada

Sidrap

Polemik Addatuang Sidenreng, Berikut Pernyataan dan Harapan Pemkab Sidrap

HEADLINE

Kalau Golkar Usung None, Pengamat Bilang Itu Baru Seksi

HEADLINE

Serunya Game War di Sidrap, Terbesar di Indonesia

Sidrap

Korsik Pangkep ‘Belajar’ Marching Band di Sidrap