oleh

Shalihin dan Sugiarno Bersaing Jadi Pimpinan DPRD Sidrap, Rahmawati Poros Tengah dari Gender

-HEADLINE, POLITIK, Sidrap-854 Orang Melihat

Katasulsel.com, Sidrap — Siapa yang bakal menjadi pimpinan di DPRD Sidrap dari Partai Golkar?. Hal itu masih misteri.

Yang pasti, Tim Seleksi (Timsel) Calon Pimpinan DPRD Sidrap yang diketui oleh Abdillah Natsir telah menyelesaikan tugasnya.

Abdillah menyampaikan, bahwa partai golkar sisa menunggu keputusan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) partai golkar

“Seluruh tahapan seleksi sudah dilaksanakan, sekarang sisa menunggu siapa yang akan di amanahkan oleh DPP menjadi pimpinan DPRD Sidrap dari partai golkar,” kata Abdillah Natsir, Sabtu, 31 Agustus 2019.

Soal siapa yang berpeluang menjadi pimpinan DPRD Sidrap dari partai golkar untuk periode 2019-2024, Abdillah menyebut semua yang diusulkan ke DPP berpeluang

“Semuanya berpeluang. Kita tunggu saja bersama-sama yah siapa yang akan diamanahkan DPP untuk itu,” tutur Abdillah

Sebelumnya, timsel calon pimpinan DPRD Sidrap dari partai golkar menyeleksi lima kader partai golkar Sidrap yang terpilih menjadi anggota DPRD Sidrap untuk periode lima tahun mendatang.

Lima hasil rekomendasi DPD Partai Golkar Sidrap yang bersaing di timsel itu masing-masing Andi Sugiarno Bachri, Ahmad Shalihin Halim, Hj Rahmawati, B Edy Slamet serta Paleppang.

Penggiat politik, R. Makmur Kasyim, mengatakan, DPP partai golkar pasti akan melihat banyak sisi dalam menentukan kadernya untuk mengemban amanah sebagai pimpinan (Wakil ketua) DPRD Sidrap.

Namun, sebutnya, apabila merujuk kriteria pencalonan, R. Makmur memprediksi duo S yakni Shalihin dan Sugiarno yang akan bersaing ketat mendapatkan surat keputusan (SK) dari DPP partai golkar untuk posisi itu.

“Duo S itu akan bersaing mendapatkan SK dari DPP partai golkar. Keduanya punya nilai plus di mata partai. Tapi, jangan lupa juga, ada Rahmawati yang menjadi poros tengah mewakili gender,” aku R. Makmur

Sementara, Bendahara DPD Partai Golkar Sidrap, Muh Farid Ghalib melihat potensi yang berbeda-beda dari setiap kandidat.

“Saya sebagai kader tulen mempunyai pandangan yang realistis. Saya melihat Shalihin, muda cerdas dan low profile, sedangkan pengalaman organisasi ada sama Sugiarno sebagai sekretaris partai, dan Rahmawati mantan birokrat dan caleg perempuan dari partai golkar satu-satunya yang terpilih kembali di pileg 2019 dengan perolehan suara terbanyak kedua di golkar melalui Dapil II sebagai lumbungnya partai nasdem,” paparnya.

(mas/yun)

Gratis Berlangganan Berita Via WhatsApp

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *