oleh

Polisi Tembak Mati Terduga Bandar Narkoba, 400 Gram Sabu Diamankan

-Berita-222 Orang Melihat

Katasulsel.com, Pekanbaru — Kepolisian dari Polres Lima Puluh Kota diback up Polda Sumatera Barat (Sumbar) menembak mati seorang terduga bandar narkoba berinisial YD, Sabtu, 7 September 2019

Penembakan pria asal Rumbai, Kota Pekanbaru berusia 35 tahun itu, bermula saat dirinya terjaring razia operasi patuh yang digelar Sat Lantas bersama Personil Polsek Pangkalan, sekitar pukul 08.00 WIB.

Saat itu, YD menumpangi sebuah mobil Jazz berwarna putih berpelat BM 1516 SF bersama seorang teman wanitanya WL (27).

Awalnya, polisi mencoba menghentikan mobil YD yang bersama WL, namun mereka menolak berhenti dan justru mengancam polisi dengan sepucuk senjata api (Senpi) dari dalam mobil.

Tak ingin mengambil risiko, petugas lantas membiarkan YD dan WL melanjutkan perjalanan. Namun polisi diam-diam menghubungi Kanit SPKT, Aipda Romi Paslah

Menindaklanjuti laporan itu, polisi gabungan dari Sat Reskrim, Sat Narkoba dan Sat Lantas kemudian melakukan operasi di depan Mako Polres.

Disitulah YD mengalami nasib nahas. Sebuah tembakan mengenai leher bagian belakang. Sementara rekan wanitanya WL asal Hangtuah, Ujung Perum Hangtuah, No. 1C, Kota Pekan Baru hanya mengalami luka di tangan

Sebenarnya, polisi hanya bermaksud mengamankan YD dan rekannya tersebut. Namun karena YD kembali berulah dengan menodongkan senpi ke arah petugas, maka polisi terpaksa mengambil tindakan tegas

Sebelum insiden penembakan itu terjadi, Hanya polisi beberapa kali meminta YD menghentikan kendaraannya. Tapi, YD bukannya berhenti, ia justru hendak menyerang petugas

Polisi beberapa kali mengeluarkan tembakan ke udara pertanda peringatan, namun semua itu tak dihiraukan YD. Ia malah menancap gas mobil dan menabrak sejumlah mobil lainnya

Dari kejadian itu, polisi mengamankan barang bukti berupa mobil Jazz warna Putih No.pol. BM 1516 SF yang dikendarai YD dan WL.

Ada juga narkotika jenis sabu seberat 400 gram serta Senpi jenis FN warna hitam. Kasus tersebut telah ditangani lebih lanjut oleh pihak kepolisian Polres lima puluh kota dan Polda Sumbar,” ujar Iptu Togap Silalahi.

Gratis Berlangganan Berita Via WhatsApp

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *