oleh

Penyambutan dan Kuliah Umum Mahasiswa Baru Universitas Puangrimaggalatung oleh Bupati Wajo.

-Wajo-78 Orang Melihat

WAJO, Katasulsel.com – Penyambutan dan kuliah umum mahasiswa baru Universitas Puangrimaggalatung tahun 2019 bertempat di ruang pola Kantor Bupati Wajo, Selasa 10 September 2019.

Acara diawali dengan aksi teatrikal dari mahasiswa Puangrimaggalatung Sengkang dan selanjutnya dilanjutkan dengan laporan ketua panitia yang melaporkan bahwa jumlah mahasiswa yang diterima sampai saat ini sebanyak 913 mahasiswa baru.

Ucapan terima kasih juga ditujukan kepada Bapak Bupati wajo yang telah memberikan tempat di ruang pola untuk dijadikan sebagai tempat acara kegiatan, sehingga acara ini dapat terlaksana dengan baik.

Dilanjutkan dengan laporan dari Rektor Universitas Puangrimaggalatung Prof. Dr H. Imran Ismail, MS yang menyampaikan kalau Bupati Wajo Dr. H. Amran Mahmud, S.Sos., M.Si disamping sebagai Bupati Wajo juga sebagai ketua forum Ikatan Alumni Puangrimaggalatung.

Dan dijelaskan juga tujuan dari kegiatan ini yaitu untuk memperkenalkan kehidupan kampus kepada mahasiswa, dan disampaikan kalau Uniprima siap mendukung program program dari Bupati Wajo ke depan.

Sambutan dari ketua dewan Pembina yayasan Puangrimaggalatung dr. H. Muhammad Sanusi Karateng menyampaikan bahwa ini merupakan motivasinya untuk mengembangkan Puangrimaggalatung, juga telah menyiapkan jenjang yang mana punya visi dan misi dengan jelas sehingga bisa bersaing secara global.

“Bisa bersaing di era 4,0, kami senantiasa mendukung dan mengembangkan inovasi inovasi serta motivasi serta meninggalkan cara-cara lama,” ungkapnya.

Sambutan dari Bupati Wajo Dr. H. Amran Mahmud, S.Sos., M.Si yang sekaligus juga memberikan kuliah umum dalam acara ini menyampaikan bahwa, memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah Subhanahu Wa Ta’ala karena telah mampu mewujudkan dan implementasikan serta menindaklanjuti MoU yang ditandatangani pada tanggal 29 Maret 2019 pada hari jadi wajo yang lalu.

“Dimana untuk membangun sebuah komitmen, membangun sebuah potensi yang kita miliki dari nota kesepahaman antara pemerintah Kabupaten Wajo dan Universitas Puangrimaggalatung, untuk akselerasi berbagai mimpi-mimpi besar kita, membangun Wajo, karena sebuah daerah yang ingin maju dan berkembang salah satunya harus bersinergi dengan perguruan tingginya. Kalau mau melihat suatu daerah maju harus membangun bersama, bersinergi bersama dengan jajaran dunia pendidikan utamanya perguruan tinggi,” ungkap Bupati Wajo.

Dan dikatakan kalau Visi Presiden adalah membangun manusia unggul, manusia cerdas kalau mau bangsa maju, dimana visi presiden 2045 ingin menjadikan negara terdepan tentunya yang harus dibenahi adalah manusianya, dengan menjadikan manusia unggul, manusia yang memiliki kompetensi, manusia yang memiliki kapasitas, mulai kapasitas kepribadian, integritasnya, kejujurannya, kepribadiannya, tutur kata, moralitas sampai kecendekiawanan serta keilmuan ditambah keahlian atau enterpreneurship, jelasnya.

Dan lanjut dikatakan bahwa bagaimana kepintaran dan lainnya, kalau tidak ditopang enterpreneurship atau keahlian, maka tidak mampu lagi bersaing dalam dunia kekinian sekarang ini, maka itu yang diperlukan adalah manusia-manusia yang unggul di mana memiliki kapasitas purna mulai keahlian, integritas dan keilmuannya.

“Daerah kita Kabupaten Wajo memiliki potensi yang luar biasa yang tidak tertandingi, mempunyai kelengkapan yang luar biasa, apa yang kita cari, hampir ada di Wajo, kita punya Danau 16.000 hektar memiliki 27 danau-danau kecil, daerah pesisir 103 km panjang lautnya, memiliki persawahan terluas di Sulawesi Selatan lebih dari 10.000 hektar dan masih didominasi oleh sawah tadah hujan,” jelas Dr. H. Amran Mahmud, S.Sos., M.Si.

“Sehingga butuh teknologi, butuh kerja keras untuk bisa menjadikan irigasi teknis, 70% saja bisa dijadikan irigasi teknis, maka bisa dibayangkan akan menggerakkan roda roda perekonomian kita, belum lagi potensi perkebunan, kita punya gas dan tahun depan Wajo akan menjadi City gas, dimana tahun depan ada lagi penambahan jaringan gas di Wajo,” Bupati Wajo menambahkan.

Lanjut dengan mengatakan bahwa kalau mau menjadi manusia yang unggul, maka harus memiliki achievement motivation harus memiliki keinginan selalu berprestasi lebih hebat dan lebih unggul dari yang lain, ini yang mau dihadirkan.

Juga dijelaskan kalau di Wajo ini dengan berbagai potensi yang dimiliki, mampu mencetak sesuatunya menjadi uang, misalnya dengan mempunyai produksi rumput laut kurang lebih 400.000 ton, sehingga juga mau bangun pertanian, makanya dihadirkan program yang namanya integrated farming system atau program pertanian terpadu di Uraiyang.

“Potensi yang ada di sana kalau diolah dengan massif maka perekonomian kita akan bergerak di Kabupaten Wajo , dengan lahan yang dimiliki masyarakat kita, dimana ada yang memiliki tanah 1 sampai 100 hektar, kalau ini dikelola secara produktif, maka itu luar biasa, jika dikombinasikan tanaman jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang, juga industri pendukungnya akan kita hadirkan supaya petani juga bisa bersemangat dalam bertani,” harap Dr. H. Amran Mahmud.

Juga dikatakan bahwa dengan berbagai kreasi kreasi yang nantinya dihadirkan, makanya dibutuhkan manusia unggul, butuh orang-orang yang hebat sehingga industri mulai dari hulu sampai hilir bisa menghasilkan uang dan ini pemikiran yang harus dimiliki enterpreneurship, yang mana harus dimiliki oleh pemuda-pemuda kedepan agar betul-betul bisa membangun daerah Wajo sehingga bisa lebih maju.

“Fase industri dari 1.0 sampai 4,0 , dimana dalam industri 4,0 ditandai berkembangnya teknologi cerdas yang terhubung dengan berbagai kehidupan manusia, ini membawa banyak perubahan cepat, bahkan dalam genggaman kita bisa selesaikan semua urusan,” jelasnya.

Bisa juga mengembangkan industri kreatif dengan mengemas makanan-makanan lokal yang di yang ada di Wajo dan bisa dijadikan oleh-oleh di luar negeri inilah yang dibutuhkan, anak-anak yang memiliki intelektual kemampuan dan keahlian dalam mengejawantahkan potensi-potensi yang ada sekarang ini.

“Era industri 4,0 mendatangkan berkah bila kita mampu Memanfaatkan peluang, meningkatkan produktivitas dan akan memberikan kemudahan dan kedepan kami punya mimpi yang ingin menjadikan Wajo sebagai solusi impor daging bangsa kita dan akan hadirkan teknologinya,” ungkapnya.

“Kunci pertama yang ingin saya sampaikan adalah bagaimana menghadirkan skill atau keterampilan buat generasi generasi kita, agar semangat enterpreneurship dapat dimiliki, dan saya yakin orang Wajo itu mempunyai jiwa saudagar, sehingga program 10.000 wirausahawan, bisa kita wujudkan saya punya mimpi Danau Tempe 5 tahun kedepan ini sudah mirip dengan volendam di Amsterdam di sana berapa miliar tercetak dengan industri industri kreatifnya,” Dr. H. Amran Mahmud, S.Sos., M.Si. menambahkan diakhir sambutannya. (*)

Gratis Berlangganan Berita Via WhatsApp

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *