Home / Berita

Jumat, 13 September 2019 - 19:25 WIB

Heboh, WNA Tabrak Pengangkut Padi di Sajoanging Wajo

Berita ini 6 kali dibaca

Katasulsel.com, Wajo — Insiden kecelakaan di jalan raya melibatkan warga negara asing (WNA) menghebohkan warga di Desa Sakkoli, Kecamatan Sajoanging, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan

Kecelakaan tersebut terjadi sekira pukul 11.30 Wita, Jumat, 13 September 2019. WNA bernama Zhang alias Heng berdomisli di Makassar tersebut menambrak pengangkut padi bernama Muh Ardi (14)

Sejumlah warga menyebutkan, kecelakaan itu bermula saat Heng yang mengendari sebuah mobil jenis Wulling Conferos berwarna cokelat berpelet DD 1848 QP melaju kencang dari arah Palopo menuju Makassar.

Pada saat bersamaan, muncul korban Muh Ardi yang sedang mengendarai sepeda motor pengangkut padi dari sisi kiri masuk ke badan jalan.

Diduga Heng tak dapat mengendalikan mobilnya sehingga tak kuasa menabrak Muh Ardi yang juga masih tercatat sebagai seorang pelajar itu tepat di depan SPBU Sakkoli

Akibat insiden kecelakaan itu, korban mengalami luka serius (patah) di bagian kaki dan luka di kepala. Muh Ardi sudah dilarikan ke RS Lamadukelleng Sengkang untuk mendapatkan perawatan.

Insiden kecelakaan tersebut sudah ditangani oleh pihak kepolisian daerah setempat untuk penangan perkara lebih lanjut. (dso)

Bagikan Berita Ini :

Baca Berita Lainnya :

Berita

Peduli, Kapolres Sidrap Bantu Korban Angin Kencang

Berita

Bhabinkamtibmas Desa Patani Pantau Kamtibmas Sekaligus Sosialisasi Pencegahan Wabah Covid 19

Berita

Peduli, Legislator Sulsel Drop Kambing Indukan Untuk Warga Desa di Sidrap

Berita

Bantu Persediaan Darah, Personel Polsek Polsel Lakukan Donor Darah

Berita

Salut, Anak-anak Amparita Harumkan Sidrap di Event Nasional 

Berita

Patroli Preventif Malam Hari, Polisi Himbau Masyarakat Waspadai Penyebaran Virus Covid 19

Berita

Catat! Liga 3 Grup B 2019 Sulsel Mulai Dihelat Besok di Stadion Ganggawa Sidrap
Ketua nu jatim hasan mutawakkil alallah di masjid-al akbar surabaya

Berita

NU Minta Pesantren Tak Terprovokasi Teror Orang Gila