oleh

Pemkab Soppeng Bantu Pasutri Peroleh Hak-haknya

-HEADLINE, Soppeng-166 Orang Melihat

Bentuk perhatian pemkab, yakni menggelar Sidang Isbat Nikah Terpadu atau disingkat SINT. Kegiatan yang dilaksanakan itu, dikerjasamakan dengan Pengadilan Agama (PA) serta Kementerian Agama (Kemenag) Soppeng

Kabag Administrasi Kesra Setdakab Soppeng, Andi Risga Sarwaty, menerangkan, kegiatan SINT tersebut diharapkan bisa membantu masyarakat dalam memenuhi keinginannya memperoleh legalitas hukum negara atas pernikahannya.

“Karena itu, pemkab hadir membantu masyarakat, mulai dari menggratiskan biaya sidang hingga pada penerbitan buku nikah oleh KUA, termasuk penerbitan akta kelahiran bagi anak peserta sidang yang belum memiliki akte kelahiran oleh dinas Dukcapil,” ujar Andi Risga Sarwaty, Jumat (11/10/2019).

Dikatakan, salah satu sebab adanya warga tidak melaksanakan pernikahan secara hukum negara karena faktor keterbatasan ekonomi. Sementara disisi lain, pasangan suami-istri (Pasutri) berhak tercatat secara hukum negara

Untuk itulah, sebut Andi Risga, pemkab hadir membantu, “Itu tadi, pemkab menunjukkan kepekahannya membantu masyarakat memperoleh hak-haknya di tengaj keterbatasan ekonomi,” tutur perempuan alumni STPDN itu.

Menurutnya, kegiatan SINT di Soppeng itu, akan di laksanakan di delapan Kecamatan se Soppeng. “Pelaksanaannya sudah dimulai di Kecamatan Ganra sebanyak 10 pasangan dan Citta sebanyak 9 pasangan,” ungkapnya .

Untuk 2019 ini, sambung Andi Risga,  jumlah pasutri yang di sidang sebanyak 138 pasutri, sedangkan pada tahun 2018 sebanyak 146 pasutri. (hum/tim)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *