oleh

Buka Rakornas Pengadaan Barang, Jokowi: Kita Harus Turunkan Defisit Neraca Dagang

-NASIONAL-59 Orang Melihat

JAKARTA, Katasulsel.com — Bupati Wajo Dr. H. Amran Mahmud menghadiri Rapat Koordinasi Nasional pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah Tahun 2019 yang diselenggarakan di JCC Jakarta, 6 November 2019.

Dalam acara ini Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri sekaligus membuka Rakornas hari ini, Dalam sambutannya, Presiden Jokowi mengatakan bahwa semua pihak harus sadar ekonomi global sedang bergejolak.

Pertumbuhan ekonomi dunia juga turun. Dunia juga sedang dalam ancaman resesi. Bahkan ada yang sudah masuk resesi dan ada yang menuju resesi. Hal ini disebabkan trade war, brexit, guncangan geopolitik, geoekonomi.

“Untuk itu kita harus mampu bertahan dan harus mampu menurunkan defisit neraca perdagangan, defisit neraca transaksi berjalan. Dengan meningkatkan eksor, substitusi impor dan meningkatkan lapangan kerja,” ujar Jokowi, Jakarta, Rabu (6/11/2019).

Menurut Jokowi, meskipun peran swasta di bidang ekonomi sangat dominan. Namun peran APBN tetap penting. Maka itu pengadaan barang dan jasa penggerak penting yang memacu pertumbuhan ekonomi baik nasional maupun daerah.

“Apalagi daerah yang swastanya belum kuat. Ini urusan APBD akan memacu perputaran uang di daerah dan memacu pertumbuhan ekonomi di daerah terebut,” tutur dia.

Dia menjelaskan, dalam 5 tahun ke depan belanja pemerintah prioritas ke infrastuktur. Di mana infrastuktur menjadi prioritas, tapi yang utamanya ingin di wilayah pembangunan sumber daya manusia.

“Ini menjadi fokus dan konsentrasi kita. APBN 2020 kita telah menetapkan anggarannya, secara garis besar Rp423 triliun untuk belanja infrastuktur. Kemudian Rp508 triliun untuk pendidikan dan Rp132 triliun untuk kesehatan,” pungkas dia.

Bupati Wajo yang didampingi Kabag Pengadaan Barang dan Jasa Kabupaten Wajo Drs. M. Taufik Rasak, M.Si hadir dalam acara tahunan ini, dimana diprakarsai oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP).

Rakornas Pengadaan Barang dan Jasa tahun ini memiliki tema ‘Transformasi Pengawasan di Era Digital untuk SDM Unggul Indonesia Maju’.

Dr. H. Amran Mahmud, S.Sos., M.Si sangat mengharapkan bahwa sesuai harapan Bapak Jokowi agar produk dalam negeri dapat lebih banyak masuk dalam katalog barang dan jasa yang ditawarkan karna menurut dia produk dalam negeri harus jadi yang pertama dalam katalog barang jasa.

“Juga kedepannya, kita akan menghadirkan Pemerintahan yang bersih dan akuntabel,” tegas Dr. H. Amran Mahmud, S.Sos., M.Si. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *