oleh

Bupati Wajo Berikan Apresiasi Pada Uztas Adi Hidayat, Begini Harapannya

-Wajo-71 Orang Melihat

JAWA BARAT, Katasulsel.com — Tiga anak dari Kabupaten Wajo yang mendapatkan Beasiswa Belajar di Universitas Internasional Sudan, dilepas oleh Ustads Adi Hidayat dan dihadiri Bupati Wajo bersama Plt. Inspektur Kabupaten Wajo, Kamis, 7 November 2019 jam 13.00 WIB bertempat di Al-Ihsan PTM-VJS MOSQUE Kota Bekasi Jawa Barat.

Jumlah Mahasiswa yang dikirim belajar ke Sudan selama 4 tahun (S1) sebanyak 25 orang terdiri 8 orang Ahwat (perempuan) dan 17 orang Ihwan (laki-laki) dan Wajo mendapatkan 3 orang tersebut di atas 2 perempuan 1 laki-laki diantaranya,

Annisa Fadya Aqillah Faisal yang beralamatkan di Sengkang , Wihdatul Munadiah beralamatkan di Jalan Bau Baharuddin Kecamatan Tempe dan Alifuddin beralamatkan di Apalah Doping Kecamatan Sajoanging.

Ketiga orang ini mengikuti program pendidikan di Universitas Afrika internasional Sudan selama 4 tahun dan segala kelengkapan dan persyaratan administrasi sebelum pemberangkatan ke Sudan akan diselesaikan di Jakarta di bawah pembinaan dan bimbingan Quantum Akhyar Institute, sesuai Surat Quantum Akhyar Institute yang bernomorkan UD.B.40/II/XV/2019.

Hal tersebut terlaksana atas kerjasama Pemerintah Daerah Kabupaten Wajo dengan Quantum Akhyar Institute.

Ketiga Mahasiswa ini akan berangkat ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan selanjutnya terbang ke Sudan hari ini juga Kamis, 7 November 2019 jam 20.00 WIB.

Arahan dari Uztas Adi Hidayat kepada calon Mahasiwa mengatakan bahwa mereka harus bersyukur kepada Allah karna tidak semua orang bisa mendapatkan Beasiswa seperti ini,

“Gunakan kesempatan ini untuk belajar sebaik-baiknya, selama mengikuti pendidikan dan menjaga nama baik Indonesia, karena disana akan bertemu dengan orang orang dari berbagai benua dan negara ada dari Eropah, dari Cina, Afrika, dan dari negara Asia termasuk Indonesia,” jelasnya.

Uztas Adi Hadayat juga mengharapkan kepada mereka, ketika nanti pulang dari Sudan selama 4 tahun, minimal menguasai 3 bahasa, diantaranya bahasa Arab, bahasa Inggris, dan bahasa Perancis.

Oleh karena itu di tahun pertama harus menguasai bahasa Arab, nanti tahun selanjutnya bisa menguasai bahasa yang lain. Dan Uztas Adi Hidayat minta selama 4 tahun disana hanya diberi kesempatan pulang ke Indonesia 2 kali, itupun diberikan kepada mereka yang berprestasi, artinya nilainya bagus, dan diharapkan tidak berpikir untuk pulang ke Indonesia selama pendidikan, lebih baik waktunya digunakan untuk belajar di Sudan.

Bupati Wajo Dr. H. Amran Mahmud, S.Sos., M.Si sangat mengapresiasi kegiatan ini dan menyampaikan terima kasih atas berbagai tindaklanjut dari kerjasama dengan ustadz Adi Hidayat.

“Termasuk tiga anak kita yang sudah hafidz 30 juz melanjutkan program beasiswa untuk S1, dan kalau anak kita mencapai tingkat prestasi yang diinginkan bisa dilanjutkan ke program beasiswa S2, bahkan sampai S3,” kata Dr. H. Amran Mahmud.

“Kita akan persiapkan SDM unggul kedepannya dan juga program untuk mencetak lebih banyak hafidz hafidz Alquran, akan terus dilaksanakan dengan membina banyak trainer trainer yang Alhamdulillah, semua yang sudah dilatih dan sudah memiliki peserta tahfidz yang tersebar di wilayah Kabupaten Wajo,” Bupati Wajo menambahkan. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *