oleh

Sudah Tak Tahan, Ibu Muda Lapor Polisi di Pinrang

-HEADLINE, Pinrang-1.500 Orang Melihat

Katasulsel.com, Pinrang — Awalnya sedikit ragu, namun karena sudah tak tahan, seorang ibu muda di Pinrang, sebut saja namanya Aninditha terpaksa lapor ke polisi.

Laporan Aninditha (Nama samaran/identitas sebenarnya ada di penyidik Reskrim Polres Pinrang), bernomor LP /53 /XI/2019/SPKT/RES PRNG/SEK MT.SOMPE.

Sebenarnya, Aninditha melaporkan kejadian itu di Mako Polsek Mattiro Sompe Polres Pinrang pada 6 Nopember 2019. Namun, kasus pemerasan itu akhirnya diambilalih oleh Reskrim Polres Pinrang

Adapun inti laporan Aninditha itu, seseorang berinisia ER telah memerasnya selama empat bulan lamanya. Pria yang dilaporkannya, tak hanya selalu meminta uang korban, tetapi juga permintaan lain yang tak sewajarnya

Karena sudah tak tahan, Aninditha pun memutuskan untuk melaporkannya ke polisi.

Apa yang dialami Aninditha itu, berawal pada bulan Juli 2018.

Saat itu, ER kenal dengan Aninditha, bahkan termasuk akrab dengan suami Aninditha.

Namun suatu ketika, ER mengetahui Aninditha menjalin hubungan asmara dengan pria lain.

Entah mengapa, muncul niat buruk ER. Dia lalu diam-diam menghubungi Aninditha, dia mengancamnya akan membuka rahasia kelakuan Aninditha dengan kekasih gelapnya itu apabila tak menuruti semua permintaannya

Merasa tidak aman, Aninditha pun mengiyakan dan kesempatan itulah yang terus menerus dimanfaatkan oleh ER.

Tidak hanya selalu meminta uang kepada Aninditha, tapi ER juga tega meminta sesuatu yang sudah menjadi hak suami Aninditha

Lalu, apakah hanya dengan ancaman itu sehingga Aninditha pasrah memenuhi segala permintaan ER, jawabnya, bukan.

Ternyata, sebelumnya ER juga telah meminta Aninditha agar melakukan video call (VC) bersama dirinya tanpa menggunakan busana

Nah, rekaman VC itulah kemudian dikirimkan ke Aninditha kembali dan mengancamnya akan menyebarkan jika tak memenuhi keinginannya. Bejat, sungguh bejat..

Kasatreskrim Polres Pinrang AKP Dharma Negara menegaskan, pihaknya bersama unit intelkam polres sudah menangkap ER. Handponennya juga sudah disita.

Begitu pun sebelumnya, penyidik Reskrim Polres Pinrang telah memeriksa Aninditha selaku saksi korban.

“Si tersangka itu kita amankan di kediamannya di Langnga, Kecamatan Mattiro Sompe. Saat ini sedang kami tangani lebih lanjut sesuai hukum yang berlaku,” ujar perwira polisi tiga balok di pundak itu

Laporan : Hamka Wellu 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *