oleh

Rektor Unhas : Kami Siap Bantu Sidrap Lahirkan Ahli Peternakan dan Pertanian

-Berita-238 Orang Melihat

Katasulsel.com, Makassar — Rektor Universitas Hasanuddin, Prof. Dr. Dwia Aries Tina Pulubuhu menyatakan komitmennya untuk membantu Sidrap.

Ke depan, Prof Dwia, sapaan akrabnya, Unhas akan berupaya melahirkan ahli peternakan dan pertanian yang unggul untuk daerah yang dipimpin Bupati H Dollah Mando itu

“Kita (Unhas) akan bantu Sidrap, kita akan bantu pemerintahan pak bupati H Dollah Mando untuk melahirkan ahli-ahli peternakan dan pertanian yang unggul,” kata Prof Dwia usai melakukan penandatangan nota kesepahaman dengan Bupati Sidrap, H Dollah Mando terkait pengalihan Akademi Komunitas Sidrap menjadi Pendidikan Advokasi di Ruang Rektorat Unhas, Senin (2/12/2019).

Penandatanganan pimpinan instusi itu, turut disaksikan para wakil rektor, dekan, guru guru besar dan direktur program Unhas.

Plus, Ketua LPPM (Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat) Unhas, Prof Dr. Andi Alimuddin Unde, Sekretaris Kabupaten Sidrap, Sudirman Bungi, para kepala OPD dan camat lingkup Pemkab Sidrap.

Dollah Mando dalam kesempatan itu mengungkap, pihaknya mendukung sepenuhnya pihak Unhas yang akan menyelenggarakan Pendidikan Vokasi Unhas di Kabupaten Sidrap.

“Pemerintah daerah sangat mendukung pembangunan kampus vokasi di Sidrap dengan menyiapkan lahan di perkotaan,” ujar Dollah.

“Kami juga mengaharapkan Kabupaten Sidrap menjadi percontohan pelaksanaan pendidikan vokasi untuk daerah lain,” imbuh Dollah.

Sementara Rektor Unhas, Prof Dr Dwia Aries Tina Pulubuhu menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sidrap atas dukungan program pendidikan vokasi di Sidrap.

Dikatakannya, Sidrap adalah lumbung pangan, sehingga sangat tepat menjadi pusat pengembangan pertanian dan peternakan.

“Karenanya fokus utama Unhas dalam pendidikan vokasi di Sidrap adalah pertanian dan peternakan. Harapannya melahirkan ahli peternakan dan pertanian dan berbasis teknologi,” ujar Dwia.

Sebagai informasi, Unhas akan membangun kampus di Sidrap dengan kurikulum mengikuti teknologi era digital. Salah satu penerapannya yaitu pendidikan di luar kampus dengan sistem aplikasi masyarakat petani online.

Dijadwalkan bukan April 2020 mendatang sudah penerimaan mahasiswa baru.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *