oleh

Airlangga Hartarto Ketum Golkar, Camellia : Golkar Bakal Lebih Besar

-Berita, POLITIK-337 Orang Melihat

Katasulsel.com, Jakarta — Airlangga Hartarto kembali memimpin Partai Golkar. Pria akronim dengan AHA itu, terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar untuk periode 2019-2024.

Ini adalah periode kedua bagi Airlangga di pucuk pimpinan partai berlambang pohon beringin.

“Selamat kepada Bapak AHA sebagai Ketum Partai Golkar, insya allah Partai Golkar bakal semakin besar di tangan beliau,” ujar politisi Partai Golkar, Camellia Panduwinata Lubis di Jakarta, Jumat, 6 Desember 2019.

Camellia atau akrab disapa Camel ini menaruh rasa optimisme yang tinggi dalam kepemimpinan AHA selama lima tahun ke depan.

“Sekarang beliau jadi ketua formatur dalam waktu 45 hari bersama bapak Ilham Permana (Ketua AMPG), Bapak Doli Kurnia (DPR RI), Melky Lakalena,” kata Camellia.

Sebelumnya, Airlangga juga terpilih secara aklamasi sebagai Ketum Partai Golkar Periode 2017-2019. Ketika itu, dia terpilih saat Musyawarah Nasional Luar Biasa atau Munaslub Golkar di Jakarta, 20 Desember 2017.

Sementara itu, Ketum Golkar Airlangga Hartarto saat menyampaikan sambutan di penutupan Munas Golkar berjanji akan membawa kemajuan besar untuk Partai Golkar

Dalam kesempatan itu, Airlangga juga menyapa sederet pendukung Bambang Soesatyo atau Bamsoet.

Airlangga awalnya menyapa para teman-teman yang menghantarkannya ke Munas X Golkar ini. Agus Gumiwang Kartasasmita, Azis Syamsuddin, Ahmad Doli Kurnia hingga Maman Abdurahman.

“Dan juga kepada tim Bambang Soesatyo, Pak Supit dan Pak Nusron Wahid, Pak Misbakhun dan bendahara bersama kita Pak Robert Kardinal,” kata Airlangga di Hotel Ritz-Carlton, Jakarta, Kamis (5/12/2019).

Dia mengaku telah membuat kesepakatan bersama Bamsoet. Airlangga dan Bamsoet diselesaikan meniadakan faksi di Golkar.

“Kemarin saya dan Pak Bambang telah menyetujui tidak ada lagi pendukung Airlangga Hartarto dan pendukung Bamsoet, yang ada adalah kader Partai Golkar dan saya akan menjadi pemimpin di seluruh Partai Golkar di mana pun berada,” jelas Airlangga.

“Saya sudah berbicara dengan Pak Bamsoet, maka saya akan mengumumkan tokoh yang akan membantu saya dan saya meminta izin tidak semua mendukung. Saya beri waktu 60 hari tapi (diusahakan) 45 hari, ”imbuh Airlangga. (min)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA :