Home / HEADLINE / Pinrang

Rabu, 26 Februari 2020 - 08:17 WIB

Pinrang Jadi Pilot Project Pemberantasan Rabies

Berita ini 1 kali dibaca

Katasulsel.com — Dinas Peternakan dan Perkebunan melalui Bidang Keswan dan Kesmavet, mulai tanggal 24 – 27 Februari 2020 melaksanakan vaksinasi massal HPR ( Hewan Perantara Rabies ) seperti Anjing, kucing dan kera, di 12 kecamatan.

Program vaksinasi massal kali ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya karena Pinrang ditunjuk sebagai Pilot project pemberantasan rabies untuk Sulsel.

Kepala Disnakbun Ir. Muh. Ilyas melalui Kabid Keswan Kesmavet drg. Hj. Elvi Martina menjelaskan penunjukan ini didikaitkan dengan peran pemerintah daerah dalam hal ini Disnakbun dan Dinas Kesehatan yang cukup besar dalam mendukung  pemberantasan rabies.

Peran Dinas kesehatan lanjut Elvi Martina dengan menyediaan Vaksinasi Anti Raboes (Var) untuk petugas sebanyak 112 botol untuk pengebalan petugas terhadap rabies sebelum melaksanakan vaksinasi. “Keikutsertaan Dinas kesehatan memberikan yang besar bagi petugas keswan,” ujarnya.

Petugas vaksinator menyisir satu Persatu rumah penduduk yang memelihara  anjing, kucing maupun kera.

Para petugas vaksinasi rabies ini  telah terlatih melalui pelatihan dogchater oleh Bali Animal Welfare Association (BAWA) dari Bali. Anjing yang telah divaksin diberi collar ( penanda di lehernya ) dan rumah pemilik anjing diberi stiker Sebagai penanda dengan target vaksinasi tahun ini 10.000 ekor

Roy Herman, Salah seorang petugas Vaksinasi Rabies mengatakan jika dalam pilot projek ini juga mengikut sertakan Prodi kedokteran hewan Unhas, Pusvetma dan BBVET Maros, yang bertugas menurunkan Mhs/i utk melaksanakan penghitungan populasi anjing yang bertuan dengan metode multistage random sampling untuk mengetahui perkiraan populasi sehingga memudahkan Disnakbun memplotkan target vaksin yang harus di siapkan.

Sementara kehadiran Pusvetma berkontribusi memberi hibah vaksin rabies juga, dan BBVET Maros mengukur protektif tingkat antibodi Anjing yg telah di vaksin.

“Kami berharap pilot projek ini dapat menjadi panduan untuk vaksinasi rabies di kabupaten lain dan nantinya dapat direflikasi di provinsi lain dalam pengendalian rabies, Ayo mari kita tumpas rabies” Tandasnya. (hka)

Bagikan Berita Ini :

Baca Berita Lainnya :

HEADLINE

2,44 Gram Sabu Antarkan 4 Remaja Asal Watang Pulu dan Baranti Sidrap Ini ke Penjara

HEADLINE

Uang Palsu Rp34,7 Juta Terbongkar di Sidrap

Gowa

Cari Ayahnya di Gowa, Warga Sidrap Ini Malah Meninggal di Masjid

HEADLINE

On Progres, Polres Sidrap Sukses Tangani 267 Perkara Pidana

HEADLINE

Bamus DPRD Sidrap Segera Jadual Pembahasan LKPj APBD dan Akhir Masa Jabatan

HEADLINE

Rp 1 M, Separuh Anggaran Pemeliharaan Jalan Jembatan di Soppeng Terserap

HEADLINE

Wanita Cantik Asal Malaysia Bisa Jalan di Atas Air

HEADLINE

Innalillahi..Putra Calon Wakil Walikota Parepare Meninggal Dunia