Home / HEADLINE / Sidrap

Jumat, 27 Maret 2020 - 13:30 WIB

Kadin Sidrap Ingatkan Perbankan dan Leasing Terkait Penundaan dan Penurunan Bunga Kredit

Berita ini 126 kali dibaca

Kadin Sidrap Ingatkan Perbankan dan Leasing Terkait Penundaan dan Penurunan Bunga Kredit

Katasulsel.com — Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Sidrap mrngingatkan kalangan perbankan maupun leasing (Pembiayaan), agar menaati instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi)

Menurutnya, instruksi Jokowi terkait relaksasi kredit usaha Usaha Mikro dan Kecil (UMK) di bawah Rp10 miliar debitur perbankan berupa penundaan sampai dengan satu tahun dan penurunan bunga, harus dijalankan.

“Pemerintah dan polisi juga diminta intens melakukan pengawasan kepada perbankan dan pembiayaan. Pemerintah harus memastikan apakah kebijakan itu sudah dilakukan atau belum,” kata Ketua Kadin Sidrap AM Yusuf Ruby SE di Sidrap, Jumat, 27 Maret 2020

Dikatakan Puang Ucu — sapaan akrab Owner Hotel Grand Zidny Sidrap itu, seorang ini pihak perbankan maupun leasing belum sepenuhnya menjalankan instruksi presiden tersebut. Mereka beralasan kebijakan itu belum berlaku sehingga masih tetap melakukan penagihan kepada para debitur di tengah kesusahan warga menghadapi virus corona,” ujar AM Yusuf Ruby.

Sebagai pelaku usaha, AM Yusuf Ruby mengaku sangat mengapresiasi kebijakan presiden membantu warga yang memiliki beban kredit di tengah wabah Covid-19 ini. Dengan adanya instruksi presiden itu, warga masyarakat pelaku UMK yang memiliki beban kredit usaha di perbankan atau di pembiayaan bisa terbantu.

“Penyebaran wabah virus korona belakangan ini memang telah merusak seluruh tatanan perekonomian dan sendi kehidupan masyarakat Indonesia secara global. Jadi, tindakan presiden untuk menangguhkan angsuran kredit usaha UMK selama satu tahun ini sungguh-sungguh bijaksana,” papar Yusuf.

Dia menegaskan, dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) Kadin Sulawesi Selatan awal Maret 2020 lalu, Kadin Sidrap menyuarakan, bahwa untuk menyelamatkan pengusaha kecil di tengah mewabahnya Covid-19 ini, para pengusaha diminta pemerintah mengeluarkan stimulus ekonomi di sektor usaha perdagangan untuk memperkuat UMKM dan pengusaha besar.

“Akibat adanya himbauan untuk tidak keluar rumah dan pelarangan berkumpul atau menggelar hajatan bagi warga masyarakat, karena bahaya penyebaran virus korona. Semua jenis usaha dari berbagai sektor macet dan perekonomian warga terancam lumpuh,” ungkap Yusuf.

Sebelumnya, Presiden RI Joko Widodo dalam keterangan pers hari Selasa (24/03) menyampaikan bahwa Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan kelonggaran/relaksasi kredit usaha Usaha Mikro dan Kecil di bawah Rp 10 miliar debitur perbankan berupa penundaan sampai dengan 1 (satu) tahun dan penurunan bunga.

Hal tersebut merupakan salah satu stimulus countercyclical yang diberikan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kepada industri perbankan agar menjaga kinerja perbankan tetap tumbuh dengan sehat ditengah pandemi virus korona.

Bagikan Berita Ini :

Baca Berita Lainnya :

HEADLINE

Buka Puasa dan Bazar Murah PKS Sidrap Diserbu Warga

Sidrap

Turnamen Bola Volly Coretank Cup II Sidrap Bergulir

Sidrap

Jadi Ujung Tombak Polri, Begini Cara Bhabinkamtibmas Desa Kalempang Sidrap Merangkul Masyarakat

Sidrap

Fatmawati Turun ke Desa-desa untuk Cek Program PKK

HEADLINE

Kakek 80 Tahun di Soppeng Butuh Uluran Tangan, Perih Melihatnya

HIBURAN

Heriyani Yuki Ruby Pimpin Assemi Sidrap

HEADLINE

[Press Release] Polres Sinjai Cokok Terduga Pemakai hingga ‘Bandar’ Narkoba

HEADLINE

Lagu Kita Bisa Jadi Soundtrack, Satry AB : Untuk Anak-anak Sidrap