Home / Berita

Jumat, 27 Maret 2020 - 16:27 WIB

Tim Covid-19 akan Isolasi 105 Jamaah Umroh Sidrap

Berita ini 3.170 kali dibaca

Katasulsel.com — Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Novel Coronavirus (COVID-19) Sidrap melakukan pemantauan terhadap 105 jamaah umroh

Sebanyak 105 jemaah umro yang masuk dalam status Orang Dalam Pemantauan (ODP) ini, tersebar di sejumlah kecamatan di Sidrap.

Hal tersebut disampaikan Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sidrap, Sudirman Bungi, Jumat, 27 Maret 2020

Sudirman Bungi yang juga Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Sidrap itu menegaskan, 105 jamaah umroh ODP tersebut, merupakan data terbaru

“Kami sudah melakukan penyesuaian data itulah yang terbaru dari Pusat Data Informasi Covid-19,” terangnya

Ditanya, apakah 105 jamaah umroh yang masuk dalam pantauan itu semuanya warga Sidrap. Sudirman Bungi menyebut tidak. Ada 25 orang dari luar Sidrap

Berdasarkan hasil pemetaan dan screning petugas tim Covid-19 di lapangan, sambungnya, terbanyak dari Kecamatan Maritengngae, yakni 52 orang

Menyusul jemaah umroh dari luar Sidrap sebanyak 25 orang, selanjutnya ada 13 di Watang Sidenreng

Lalu di Pitu Riawa 5 orang, Tellu Limpoe 4 orang, Watang Pulu 2 orang, lalu Kulo dan Dua Pitue masing-masing 1 orang

“Totalnya ada 105 orang. Semua ini akan dilakukan isolasi selama 14 hari sambil mempelajari kondisi kesehatannya,” ujar Sudirman Bungi.

Pemerintah daerah, sebutnya, sudah menyiapkan rumah susun (Rusun) untuk mengisolasi 105 jemaah umroh tersebut

Langkah isolasi, sebutnyam bisa dilakukan oleh tim Covid-19 dengan menempatkan di Rusun, bisa juga dengan cara isolasi mandiri di rumah, namun tetap mendapat pemantauan tim

Di Rusun yang terletak tak jauh dari Kantor Bupati Sidrap di Kelurahan Batu Lappa, Kecamatan Watang Pulu itu, akan dilengkapi petugas medis dan sarana penunjang kesehatan

“Rusun itu sementara dibenahi, semoga satu hingga dua hari ke depan sudah ready untuk difungsikan,” katanya.

Sudirman Bungi menegaskan bahwa langkah isolasi 105 jemaah umroh itu, dimaksudkan untuk memisahkan mereka dari masyarakat secara umum

“Artinya, sebelum ada yang terpapar virus, pemerintah harus mengambil langkah ini demi memutus rantai penyebaran Covid-19 apabila memang 105 itu berpotensi,” kata Sudirman Bungi (yas)

Bagikan Berita Ini :

Baca Berita Lainnya :

Berita

Innalillahi Wainna Ilahi Rajiun, Andi Ria Akudran Meninggal Dunia Karena Kecelakaan

Berita

Bhabinkamtibmas Desa Laguruda Polsek Mappakasunggu Tatap Muka Dengan Tokoh Agama

Berita

Polsek Polsel Lakukan Cipta Kondisi Guna Tertibkan Masyarakat Untuk Cegah Corona

Berita

Bhabinkamtibmas Polsek Galsel Bripka Heriandi Turut Melakukan Penyemprotan disinfektan Secara Serentak.

Berita

Oktober 2019, Kominfo Sidrap Over Target PAD

Berita

Polres Sidrap Gelar Apel Pengamanan Takbiran Keliling

Berita

Bantu Warga Terdampak Bencana, Kades Teteaji : Terima Kasih IPMI SidrapĀ 

Berita

Tim SAKIP Sidrap Studi Banding ke Denpasar dan BadungĀ