Home / HEADLINE / Makassar / Sidrap

Rabu, 29 Juli 2020 - 00:05 WIB

Totalitas, Tim Trauma Healing Polda Sulsel Ikut ‘Bermandikan’ Lumpur di Luwu Utara

Berita ini 59 kali dibaca

MASAMBA — Tim trauma healing Polda Sulsel, sudah beberapa hari bertugas di daerah eks bencana banjir bandang di Luwu Utara (Lutra).

Tim yang dipimpin oleh Kompol Fantry Taherong SH Sik MH itu, totalitas dalam mengemban amanah.

Selain mengemban misi utama ‘menyembuhkan’ trauma para penyintas bencana banjir bandang, tim yang beranggotakan puluhan personel SDM Polda Sulsel itu, juga terlibat kegiatan tambahan, seperti pembersihan lumpur dan pemberian bantuan.

Teranyer dilakukan tim khusus tersebut, yakni melaksanakan kegiatan pembersihan lumpur rumah penduduk, serta pemberian bantuan kepada warga terdampak di Perumahan Kelapa Gading, Desa Radda, Kecamatan Baebunta, Lutra, Selasa, 28 Juli 2020, pagi

Pemantauan Katasulsel.com, tim bekerja dengan mengawali pembersihan lumpur di kediaman milik warga bernama H Iskandar dan Hj Siti Masitah.

Rumah H Iskandar dan Hj Sitti Masitah ini, menjadi salah satu rumah yang tersapu oleh lumpur saat bencana alam banjir bandang terjadi pada 13 Juli 2020 lalu

Dalam kegiatan tersebut, Kompol Fantry Taherong SH Sik MH bersama segenap anggota timnya, totalitas membantu H Iskandar dan warga terdampak lainnya terbebas dari kepungan lumpur setinggi satu meter.

Terlihat jelas, tim trauma healing dari Polda Sulsel tersebut bahu-membahu menggali kemudian mengangkat lumpur dengan menggunakan sekop dan kereta dorong yang menutupi rumah warga.

Tak hanya itu, tim yang ditugaskan khusus Polda Sulsel itu, juga terlihat menyalurkan bantuan logistik kepada warga yang terdampak bencana di perkampungan itu.

Menurut mantan Spripim Polda Sulsel Kompol Fantry Taherong SH Sik MH itu, kegiatan yang berlangsung di Baebunta itu adalah kegiatan lanjutan yang sebelumnya juga telah dilaksanakan di sejumlah permukiman warga terdampak bencana di Masamba, wilayah yang berbatasan langsung dengan Baebunta.

Dikatakannya, tugas tim trauma healing Polda Sulsel yang dipimpinnya tersebut menjadi salah satu kebutuhan vital bagi para korban bencana banjir bandang di Lutra

Dengan trauma healing korban, sebut mantan Kasat Intelkam Polres Sidrap itu, para korban, utamanya anak-anak dan perempuan, diharapkan bisa benar-benar sembuh dari traumanya dan bisa menjalani kembali kehidupannya sebagaimana sebelum mengalami bencana banjir bandang. (yas)

Bagikan Berita Ini :

Baca Berita Lainnya :

HEADLINE

Suami Eks Kades Labae Terjerat Korupsi, Ternyata Begini Perannya

Makassar

Polsek Panakkukang Makassar Humanis Dalam Mengawal Unjuk Rasa

HEADLINE

Reka Ulang, 16 Adegan Ibu Tiri Habisi Anak di Sidrap  

HEADLINE

[BREAKING NEWS] Dua Warga Sidrap Meninggal Dunia Usai Hadiri Perayaan Ulang Tahun

HEADLINE

Lagi Buat Perda, DPRD Poso Pilih ‘Belajar’ di Sidrap

HEADLINE

Sabu di Sidrap di Blender Lalu Dibuang ke Toilet, Harganya Setara Rp1,2 Milyar

HEADLINE

Nenek di Banggai Kecipratan Hadiah Rumah Jelang HUT Bhayangkara ke-74

HEADLINE

Polisi Sidrap Buru Lelaki K, Terduga Pemilik Sabu 428 Gram