Home / HEADLINE / Sidrap

Senin, 3 Agustus 2020 - 20:07 WIB

Bupati Sidrap Apresiasi Buku ‘Kincir Angin Membelah Bukit Pabbaresseng’

Berita ini 137 kali dibaca

Katasulsel.com — Bupati Sidrap, Ir H Dollah Mando mengapreasiasi terbitnya buku berjudul Kincir Angin Membelah Bukit Pabbaresseng

Hal itu diutarakan Dollah Mando kepada penulis Akmal dan Rahmat Ahmad saat menemuinya di kantornya, Senin, 3 Agustus 2020

Di mata Dollah Mando, terbitnya buku itu, menjadi realitas berkembangnya kreativitas pemuda di Bumi Nene Mallomo itu, khususnya dalam menyalurkan hobi menulis

Terlebih, buku tersebut disusun dan dicetak secara mandiri oleh penulisnya.

“Salut dan kami apreasiasi. Saya pikir inilah salah satu wujud berkembangnya kreativitas pemuda kita,” kata Dollah Mando

Usai berdiskusi dan membaca secara singkat buku tersebut, Dollah Mando berjanji akan membicarakan secara khusus dengan PT UPC Sidrap Bayu Energi

Menurutnya, bukan mustahil buku tersebut akan dicetak lagi. Harapannya, buku itu bisa menginspirasi pemuda Sidrap, mengembangkan bakat dan usaha di bidang menulis

Ke depannya, kata Dollah Mando, ruang kelas alam serta asrama, perlu dioptimalkan agar ‘Kincir Sidrap’ bisa menjadi objek pembelajaran dan juga penelitian

“Sekali lagi, saya atas nama pemerintah daerah menyampaikan selamat dan terima kasih kepada ananda Akmal dan Rahmat Ahmad yang telah memberi warna pendidikan dan literasi buat generasi muda ke depan,” tuturnya

Sementara itu, salah seorang penulis, Rahmat, menerangkan, buku tersebut mulai disusun April dan rampung awal Juli 2020.

Buku yang ditulisanya itu, juga telah melalui proses editing sebanyak empat kali dan diterbitkan oleh Deepublish Sleman Yogyakarta.

Secara singkat, beber Rahmat, buku itu bercerita tentang awal mula kincir di Bukit Pabbaresseng, Sidrap.

Termasuk, keterberdayaan masyarakat sekitar oleh perusahaan yang selama ini belum diketahui banyak orang

Buku yang ditulisnya itu, tak hanya menggambarkan secara menyeluruh kincir angin yang telah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) tersebut, tapi juga memberi edukasi kepada pembaca tentang alam sekitarnya

“Buku ini adalah hasil olahan dari observasi dan diskusi-diskusi kami dengan warga sekitar, termasuk pihak pemerintah desa, kecamatan dan Pemkab Sidrap sendiri terkait manfaat akan keberadaan kincir angin tersebut,” ujar Rahmat

Menurut Rahmat, buku yang dikolaborasi dalam bentuk tulisan bahasa inggris tersebut, sekaligus bisa mengajak dan memotivasi pembaca dan bisa menjadi bahan ajar bagi guru, sekaligus dibutuhkan untuk kenaikan pangkat. (irh/sli)

Bagikan Berita Ini :

Baca Berita Lainnya :

Sidrap

Warga Lombok Komitmen Cetak Sejarah Pilih Bupati Perempuan di Sidrap

Sidrap

Pria Sidrap Dikeroyok, Pelakunya Belum Diamankan

HEADLINE

Pemkab Sidrap Gelar Muhasabah di Awal Tahun 

HEADLINE

Natal, Begini Kado Istimewa Dandim Sidrap Untuk Istri

HEADLINE

Tiga UPTD Pendidikan Terbentuk di Soppeng

Sidrap

Penyebar Hoax Bisa Dipidana 10 Tahun, Kapolres Sidrap : Bijak di Medsos Yah!

Sidrap

Safari Ramadan Pemkab Sidrap Dimulai

HEADLINE

Bersama 7 Profesor, FAS Jadi Dewan Pembina APPERTI Sulsel