Home / HEADLINE / Sidrap

Jumat, 7 Agustus 2020 - 19:42 WIB

Berat Menerimanya, Tapi Faktanya Pasar Jadi Klaster Baru Covid-19 di Sidrap

Berita ini 3.100 kali dibaca

Katasulsel.com — Kasus Covid-19 di Bumi Nene Mallomo, Sidrap, sudah pernah nyaris hilang.

Bahkan juru bicara Covid-19 Pemkab Sidrap, Ishak Kenre SKM MKes, sudah pernah mempublis data pasien Covid-19 yang sudah mulai melandai.

Hanya saja, situasi itu tidak berlangsung lama. Jumlah warga yang terpapar Covid-19 kembali bertambah seiring berjalannya waktu

Sesungguhnya, masyarakat Sidrap berat menerima kenyataan itu. Tapi faktanya memang demikian adanya. Warga yang terpapar Covid-19 kembali melaju.

Terbaru, masyarakat Sidrap dikejutkan dengan adanya klaster baru penularan Covid-19. Dua warga (Pedagang) di Pasar Sentral Amparita, di Kecamatan Tellu Limpoe dipastikan terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan hasil uji PCR atau pasca pengambilan spesimen dua pedagang pasar yang reaktif dari rapid tes (RT) oleh tim Puskesmas Amparita, beberapa waktu lalu.

Juru bicara Covid-19 Pemkab Sidrap, Ishak Kenre, pun tak menimpali temuan terbaru dua warga yang terinfeksi Covid-19 tersebut. Pasar pun cocok disebut klaster baru penyebarannya.

Ishak Kenre mengatakan, temuan dua pedagang yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Pasar Sentral Amparita tersebut, telah ditindaklanjuti dengan melakukan tracking kontak RT secara acak.

Dinas Kesehatan Sidrap yang menerjunkan Tim cegah tangkal Covid-19 dari Puskesmas Amparita, klaim Ishak, sudah melakukan pelacakan kontak RT kembali di pasar tersebut.

Adapun hasilnya, dari 41 warga pasar yang di RT, 4 orang yang kesemuanya pedagang di pasar tersebut, dinyatakan reaktif hasil pemeriksaan darah melalui RT.

“Untuk memastikan mereka tertular atau tidak virus corona, maka tim juga sudah melakukan pendampingan untuk mengambil spesimen Swab bagi ke empat pedagang tersebut. Sambil menunggu hasilnya, mereka saat ini dalam pemantauan khusus tim,” kata Ishak.

Hingga saat ini, sambung Ihsak, kasus positif Covid-19 di Sidrap, sebanyak 105 orang. Dari semua itu, 77 orang diantaranya telah sembuh dan dua orang meninggal dunia

Artinya, papar Ishak, kasus aktif hingga sore ini, Jumat, 7 Agustus 2020, sebanyak 26 orang.

“Ada 26 kasus aktif. Itu meliputi 18 orang menjalani isolasi mandiri, 4 orang dirawat di rumah sakit, dan 4 orang lagi sebagai duta Covid-19,” ujarnya.

Dikatakan, Pemkab Sidrap, melalui tim Satgas Penanganan Covid-19, terus melakukan yang terbaik dalam upaya memutus mata rantai penularan Covid-19.
Kendati begitu, sebutnya, semaksimal apapun tim Satgas Covid-19 melaksanakan tugasnya, itu tidak ada berhasil 100 persen tanpa kerjasama yang baik dari semua pihak, utamanya elemen masyarakat.

Kepatuhan menjalan protokol kesehatan, seperti jaga jarak, pakai masker, sering-sering cuci tangan pakai sabun, sebut Ishak, harus dijalankan dengan penuh disiplin. (yas)

Bagikan Berita Ini :

Baca Berita Lainnya :

Sidrap

Majid Jadi Rebutan Pedagang-Pembeli di Pasar Manisa Sidrap

Sidrap

Dollah Mando Hadiri Penyaluran Zakat dan Infaq, Baznas Gandeng Kodim 1420 Sidrap

HEADLINE

Bayi Bersisik di Sidrap, Menangis Setiap Kali Disentuh

HEADLINE

Ibu Rumah Tangga Tertangkap Kuasai Sabu-sabu 9 Gram di Lutim

HEADLINE

Jubir : Pegawai PN Sidrap Tak Terpapar Covid-19

HEADLINE

Putri Seorang Camat di Sidrap Juara 1 Pemilihan Putri Khatulistiwa IPDN Kalbar

HEADLINE

Kisah Kapolsek Ketok Pintu Rumah Nenek Buta di Sidrap, Ceritanya Bikin Haru

HEADLINE

Dua Kali Swab, 3 Pasien Covid-19 Sidrap Sembuh