Home / HEADLINE / Sidrap

Jumat, 7 Agustus 2020 - 19:55 WIB

Polisi Kembali Dicatut, Peras Pengusaha Gas Elpiji di Sidrap

Berita ini 575 kali dibaca

Katasulsel.com — Masyarakat saat ini diminta waspada dan berhati-hati terhadap tindakan kejahatan di wilayah Polres Sidrap.

Saat ini, ada sejumlah oknum yang tak bertanggung jawab sengaja mencatut nama institusi polisi, Polres Sidrap, dalam hal ini

Modus yang dipakai pelaku, yakni berpura-pura mengaku anggota polisi dari Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipiter)

Mereka kemudian menyasar para pengusaha pangkalan maupun pengecer tabung gas elpiji 3 kilogram di Sidrap

Kejadian ini terungkap setelah dua korban melapor ke Polsek Panca Rijang Polres Sidrap, Jumat, 7 Agustus 2020, sekitar pukul 10.00 wita.

Dua pengusaha tabung gas elpiji 3 Kg yang menjadi korban mengadu ke Polisi setelah diperas oleh pelaku berperawakan laiknya petugas.

Kedua korban masing-masing bernama Makmur (40 tahun), warga beralamat Jalan Muhammadiyah Rappang, kecamatan Panca Rijang dan Gonrong yang juga bertempat tinggal di Jalan Muhammadiyah Rappang.

Makmur sendiri mengaku ditipu sebesar Rp8 juta sedangkan Gondrong mengaku diperas dengan menanggung kerugian sebesar Rp6 juta.

Kedua pemilik pangkalan tabung sas elpiji bersubsidi yang jadi korban ini menceritakan dirinya diperas pelaku dengan modus mengatasnamakan anggota Polri dari Unit Tipiter Polres Sidrap.

Kejadiannya pada Kamis, 6 Agustus 2020, sekitar pukul 13.20 wita.

Kronologisnya bermula saat pelaku berpura-pura membeli tabung gas 1 buah dengan harga Rp20.000.

Disinilah aksi pelaku dimulai. Setelah mendapat celah harga penjualan resmi tabung gas dimainkan melalui agen sebesar Rp16.500.

Karena terdapat harga tidak sesuai dengan harga resmi melalui agen, para pelaku mulai membuka identitasnya dengan mengaku anggota unit Tipiter yang sedang memeriksa agen-agen tabung Gas Elpiji bersubsidi yang nakal mempermainkan harga.

Pelaku menggertak korban dan membawa korban naik ke mobil merk Honda Freed warna putih. Selain honda freed, pelaku juga memakai mobil Wuling warna coklat.

Korban juga mengaku tak mengetahui pelat kendaraan yang digunakan pelaku membawanya.

Dalam perjalanan, pelaku menawarkan kesepakatan jika bersedia membayar, maka kasusnya tidak di proses hukum.

Karena takut dibawa ke kantor Polisi, korban Makmur bersedia memenuhi permintaan pelaku dengan membayar Rp8 juta.

Sukses mengelabui korban pertama, kemudian para pelaku beraksi di lokasi kedua. Korbannya, adalah Gondrong dengan modus sama.

Gondrong diperas Rp6 juta dengan imbalan kasus tidak diproses hukum dan tidak dilakukan penyidikan.

Kapolsek Rappang, AKP Mustain bersama Personil Reskrim Polsek Panca Rijang langsung melakukan penyelidikan.

“Sementara kita lidik kasus ini karena ada dua korban dengan ciri-ciri pelaku yang sama,” ungkap AKP Mustain saat dikonfirmasi terpisah (yas)

Bagikan Berita Ini :

Baca Berita Lainnya :

Sidrap

Sampaikan Himbauan, Bripka Jamal B Sambangi Warga Desa Teteaji Sidrap

Sidrap

Bantu Tangani Covid-19, Bank Sulselbar Sidrap Serahkan APD dan Uang Tunai

HEADLINE

Cokok Tujuh Pelaku Narkoba, Kado HUT Bhayangkara dari Satnarkoba Polres Sidrap

Sidrap

Rampungkan Reses, Hasil Pokok Pikiran DRPD Diserahkan ke Pemda

HEADLINE

Kapolres Sidrap; Sebaiknya Terduga Penombakan di Baranti Serahkan Diri!

HEADLINE

Tim Tarantula Polres Banggai Bubarkan  Pesta Miras

Sidrap

Berkunjung ke Tanru Tedong Sidrap, ini Agenda H Dollah Mando

Sidrap

Bulog Sidrap Bantu 500 Kg Gula Pasir ke Tim Gugus Tugas