Home / HEADLINE / Sidrap

Senin, 7 September 2020 - 12:38 WIB

Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pembunuhan Peternak Itik di Sidrap

Berita ini 2.521 kali dibaca

Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pembunuhan Peternak Itik di Sidrap

SIDRAP — Seorang lelaki bernama Lamaddanreng alias Asdar (19) ditangkap anggota Polsek Dua Pitue dibackup Satreskrim Polres Sidrap, Senin, 7 September 2020.

Pria pengangguran itu ditangkap sebagai terduga pelaku pembunuhan seorang peternak itik bernama Abd Asis Padda alias Lasise (40) warga asal Ciro-Ciroe, Kecamatan Watang Pulu, Sidrap.

Pembunuhan terjadi di kolom rumah salah satu warga di Desa Ajubissue, Kecamatan Pitu Riawa, Sidrap, Senin, 7 September 2020, sekitar pukul 01.30 wita dini hari.

Kasat Reskrim Polres Sidrap, AKP Benny Pornika mengatakan, pembunuhan itu diakibatkan karena adanya ketersinggungan dari pelaku saat melakukan pesta miras dibawah rumah salah satu warga di Desa Ajubissue.

“Pelaku sudah kita amankan bersama barang bukti sebilah badik. Pelaku sudah kita serahkan ke Polsek Dua Pitue untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ucap sesaat lalu.

Terpisah, Kapolsek Dua Pitue, AKP Andi Mappahaerul menjelaskan bahwa berdasarkan sejumlah keterangan saksi korban sebelumnya pergi kerumah Wa Onding pada Minggu 6 September 2020 sekitar 19.00 wita.

Setelah itu, korban langsung naik ke rumah tersebut untuk mengisi ulang baterai HP miliknya.

Selanjutnya pada pukul 21.00 wita, korban menuju rumah saksi Rusman dan ikut pesta minuman keras bersama dengan sekitar 8 orang rekannya termasuk pelaku.

Kemudian pada Senin 7 September 2020 sekitar jam 01.00 wita, saksi Wa Onding dibangunkan oleh istrinya bahwa ada kejadian yang terjadi di bawah kolong rumahnya.

Lalu saksi keluar dari rumahnya dan mendapati korban sedang terbaring dengan mengalami sejumlah luka-luka. Kemudian korban dilarikan ke Puskesmas setempat, namun nyawa korban tidak bisa ditolong dan meninggal dunia.

“Dari hasil introgasi, pelaku membenarkan dirinya telah melakukan penganiayaan terhadap korban dengan cara menusuk tubuh korban sebanyak dua kali dengan menggunakan badik. Motifnya, karena malu dikata-katai,” tandas AKP Andi Mappahaerul. (mds)

Bagikan Berita Ini :

Baca Berita Lainnya :

HEADLINE

Tak Ada Perbaikan, Sidrap Optimistis Pertahankan WTP dari BPK

HEADLINE

Massa FatMa dan DoaMu di Sidrap ‘Caos’, Polisi Sigap

Sidrap

Bawaslu Sidrap : Yang Terbukti Berpolitik Uang Calonnya di Diskualifikasi, Camkan!

HEADLINE

Dua Ipar Walikota Parepare Gagal Melenggang ke DPRD

HEADLINE

Keren! Remaja Sidrap Lombakan Musik Patrol

Sidrap

Warga Pangkajene Simpan 8 Paket Sabu, Polisi Ikut Tangkap Bosnya

Sidrap

Hanura Belum Bisa Seleksi Balon Bupati Sidrap, Begini Penyebabnya

PILKADA

KPU Sidrap Sosialisasi Cara Penggunaan Aplikasi Silon Bagi Balon Perseorangan