Home / Berita

Minggu, 13 September 2020 - 18:33 WIB

Kronologi Diamankannya 12 Tersangka Pengrusakan Kapal Penyedot Pasir Queen of Netherland Oleh Aparat Polairud Polda Sulsel Makassar

Berita ini 80 kali dibaca

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Ibrahim Tompo

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Ibrahim Tompo

Makassar — Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Ibrahim Tompo mengatakan masyarakat mesti mengetahui kronologi sebenarnya terkait diamankannya 12 orang karena melakukan pelemparan bom molotov terhadap kapal pengeruk pasir laut QUEEN OFF NETHERLAND untuk proyek Makasar New Port oleh beberapa orang nelayan kodingareng yang di provokasi oleh pihak tertentu:

Ibrahim menuturkan kejadian bermula saat Kapal bertolak dari Makasar New Port menuju titik lokasi quarry di taka copong kab. Takalar pada pukul 06.00 wita dan sampai pada jam 07.00 wita.

Pukul 09.00 wita kapal di datangi beberapa nelayan dan walhi meminta utk menghentikan kegiatan dengan melempari batu dan Bom Molotov keatas dek kapal sehingga menimbulkan kebakaran di beberapa titik dan melakukan pemotongan kabel listrik peneumatic sehingga kapal tidak bisa melakukan pengerukan di satu sisi.

Pada pukul 09.30 wita tim tactical boat dan tim intel mendapatkan informasi dari pihak kapal Queen of netherlandyaitu Syahbandar Yanto, yang menginformasikan bahwa kapal Queen didekati oleh sekitar kurang lebih 20 katinting dan 3 perahu jolloro.
Kapal jolloro dan katinting tersebut langsung melakukan tindakan anarkis terhadap kapal Queen yaitu dengan melemparkan bom molotov dan merusak bagian kapal yakni kabel peneumatic listrik dan beberapa kabel lain yang tersambung ke drag head.

Mendapat informasi tersebut tim intel dan kapal taktikal Polairud segera menuju ke lokasi pengerukan (11 mil barat daya dari pulau kodingareng).
Setiba di lokasi, aparat Polairud menemui para demonstran yang sedang melakukan pengejaran dan pengrusakan terhadap kapal Queen of netherlands, melihat hal tersebut semakin tak terkendali, aparat Polairud segera mengamankan beberapa orang yang diduga menjadi provokator dari aksi demonstrasi anarkis tersebut.

Pihak Polairud mengamankan 12 orang diantaranya Mahasiswa dan nelayan :ke Mako Ditpolairud Polda Sulsel untuk dilakukan pemeriksaan

Di akhir statemennya, Kabid Humas berharap Masyarakat agar jangan terprovokasi oleh upaya-upaya orang tertentu yang akhirnya menimbulkan efek Kamtibmas dan hukum.

Bagikan Berita Ini :

Baca Berita Lainnya :

Berita

IDI Pinrang Buka Donasi Untuk APD Tangani Covid-19

Berita

Kebiasaan Rutin, Personel Polres Sidrap Penganut Agama Islam Gelar Yasinan Sebelum Bertugas

Berita

Bhabinkamtibmas Desa Boddia Polsek Galsel Polres Takalar Kunjungi Dan Berikan Penyuluhan Kepada Warga Binaannya

Berita

APDESI Sidrap Juga Kirim Bantuan ke Masamba, Dollah Mando : Insya Allah Jadi Amal Ibadah

Berita

Catat! Liga 3 Grup B 2019 Sulsel Mulai Dihelat Besok di Stadion Ganggawa Sidrap

Berita

HGN IGI, Momentum Tingkatkan Kompetensi Guru di Sidrap

Berita

Komsos Kreatif Kodim Sidrap Dikemas Dalam Bentuk Pertandingan Sepak Takraw 

Berita

BPN Sidrap Menuju WBBM dan WBK